Advertisements
pesantren sintesa

Akhirnya Memilih Pesantren Sintesa

pesantren sintesa
Sumber: arraziibrahim.com

Assalamualaikum. Semoga kita dalam keadaan sehat selalu ya. Kali ini saya akan cerita tentang perjalanan saya saat memilih untuk menimba ilmu ke Pesantren Sintesa. Mungkin sebagian anda merasa aneh dengan namanya.

Pesantren kan biasanya namanya itu nama para sahabat Nabi atau nama-nama umum yang bernuansa bahasa Arab. Untuk anda yang belum mengetahui dan penasaran apa itu Sintesa, anda bisa baca-baca profil Pesantren Sintesa di sini.

Awal Mula Mengetahui Pesantren Sintesa

awal mula mengenal sintesa
Sumber: pixabay.com

Pada awal mulanya saya juga tidak mengenal apa itu Pesantren Sintesa. Bermula dari share salah satu teman saya di Facebook yaitu Pak Rully Indrawan namanya. Beliau adalah founder dari Pondok Programmer yang sudah memilik beberapa cabang di Pulau Jawa. Untuk anda yang ingin tahu Pondok Programmer bisa langsung saja klik di sini.

Pak Rully ini membagikan pengumuman pendaftaran Pesantren Sintesa. Saya coba lihat pengumuman itu dan membuka link pendaftarannya. Saya sedikit terkejut, karena Pesantren ini selain fokus untuk menghafal Al- Qur’an, Pesantren Sintesa juga memberikan pembelajaran tentang bisnis Online.

Kebetulan saat itu saya sudah menyelesaikan kuliah saya dan saya sedang belajar tentang bisnis Online dan juga ingin belajar mengaji. Jadi, cocok banget program ini untuk saya.

Memutuskan Untuk Ikut Seleksi

memutuskan mengikuti seleksi
Sumber: pixabay.com

Sebelum memutuskan untuk mengikuti seleksi. Saya mencari tahu lebih tentang Pesantren Sintesa. Mulai cari-cari videonya di Youtube dan browsing-browsing.

Setelah semua info-info yang saya dapatkan dan yang share pengalaman juga orang yang saya kenal saya pun langsung mendiskusikan dulu kepada orang tua. Alhamdulillah orang tua mengizinkan untuk ikut seleksi.

Saat-saat Penentuan

saat penentuan
Sumber: quotegram.com

Setelah mendaftar, saya jujur terus berdo’a agar saya bisa lolos. Jika memang Pesantren Sintesa memang baik untuk saya pasti saya lulus. Itu yang ada di benak hati saya ketika memutuskan untuk ikut seleksi penerimaan santri baru Sintesa. Batas pendaftarannya lumayan lama kalau tidak salah sekitar 3 mingguan.

Setelah pendaftaran ditutup proses penyeleksian pun dimulai. Prosesnya sekitar 5-6 hari. Saya pun kembali ke Joga, karena waktu ikut pendaftaran secara Online saya berada di rumah di Ciamis. Saya kembali ke Jogja menggunakan kereta api.

Untuk sampai ke jogja tidak membutuhkan waktu lama hanya sekitar 4,5 jam dari Stasiun Banjar menuju Stasiun Lempuyangan. Alhamdulillah kalau tidak salah waktu itu awal Agustus pengumuman seleksi diumumkan di website Sintesa, saya dinyatakan lolos dan harus ke Magetan untuk menjalani tahap ke dua di sana.

Persiapan Menuju Sintesa

persiapan ke sintesa
Sumber: makespain.com

Pesantren Sintesa memberikan persyaratan-persyaratan perlengkapan yang harus dibawa. Saya pun mempersiapkannya. Salah satu syaratnya yaitu harus ada surat izin orang tua dan harus asli. Saya tanyakan ke kontak yang diberikan dari Sintesa suratnya harus asli dan tidak boleh difoto.

Saya pun cukup kebingungan waktu itu karena waktunya sedikit mepet. Akhirnya, saya putuskan untuk pulang menggunakan sepeda motor ke rumah. Waktu itu saya berangkat setelah menunaikan shalat jum’at. Untuk mencapai rumah dengan menggunakan sepeda motor memerlukan waktu kurang lebih 6 jam.

Saya sampai di rumah ketika itu setelah isya. Hari sabtunya membuat surat, keesokan harinya yaitu hari Minggu saya kembali ke Jogja menggunakan sepeda motor. Sebelumnya saya service dahulu motornya supaya enak dikendarai di perjalanan yang lumayan panjang. Setelah samapi di Jogja saya memeriksa kembali perbekalan untuk ke Sintesa dan membereskan barang-barang kos yang akan dibawa pulang ke rumah.

Perjalanan Ke Pesantren Sintesa

perjalanan ke magetan
Sumber: pixabay.com

Karena saya belum pernah sama sekali ke daerah Jawa Timur apalagi Magetan. Saya membuka Google Maps untuk mengetahui jalur jalan menuju Pesantren Sintesa. Ada dua jalur pilihan mau jalur memutar ke arah Ngawi terus Madiun atau memakai jalur gunung Lawu.

Saya memilih menggunakan jalur Lawu, karena perjalanan dengan menggunakan jalur itu lumayan lebih cepat. Di jalan menuju arah ke Magetan sempat berhenti beberapa kali untuk melihat petunjuk arah dari Google Maps. Jalan menuju ke Magetan melalui jalur Lawu bisa dibilang bagus, jarang ada jalan yang berlubang.

Ketika memasuki daerah gunung Lawu jalan mulai menanjak sedikit demi sedikit. Suhu pun mulai menjadi dingin meskipun waktu itu masih siang. Tapi, ini merupakan sebuah kenikmatan yang diberikan oleh Allah sehingga saya tidak kepanasan.

Pemandangan di jalur Lawu sangat indah, karena saya bisa melihat pegunungan sekitar Gunung Lawu. Saya pun sempat melihat gunung Lawu dengan jelas. Karena, biasanya gunung tersebut terhalangi oleh kabut atau awan sehingga kita tidak bisa menikmati keindahan gunung Lawu.

Tiba Di Pesantren Sintesa

tiba di pesantren sintesa
Sumber: sintesa.net

Akhirnya tiba juga di lokasi Pesantren seusai dengan navigasi Google Maps. Tapi, sebelumnya saya bingung tempatnya di sebelah mana. Saya pun menelpon teman saya yang kebetulan juga diterima di Pesantren Sintesa. Saya pun dipersilahkan masuk untuk menyimpan barang-barang bawaan saya.

Selama 2 Minggu saya menjalani tes tahapan 2 atau masa adaptasi di Pesantren. Tidak sedikit para calon santri yang sudah lulus akan tetapi mereka tidak datang dikarenakan berbagai hal.

Saya bersyukur bisa bergabung di Pesantren Sintesa. Semoga dalam 1 tahun kedepan saya bisa menjadi orang yang banyak berubah menuju kebaikan dan bisa bermanfaat untuk masyarakat khususnya di daerah saya. Aamiin.

Advertisements

Monggo di komen