Advertisements
contoh-surat-perjanjian

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli, Kerjasama, dan Kerja

contoh-surat-perjanjian
pixabay.com

Pengertian Surat Perjanjian

Surat perjanjian merupakan surat yang isinya ada suatu kesepakatan bersama-sama yang saling mengikat diantara pihak yang terlibat dengan tujuan melaksanakan tindakan atau perbuatan hukum yang sudah disepakati secara bersama.

Ciri-ciri Surat Perjanjian

1. Surat perjanjian yang dibuat harus sesuai dengan hukum yang berlaku, kesusilaan, dan mengikat pada kepentingan umum dan juga ketertiban.

2. Objek pada surat kontrak harus diterangkan dengan jelas.

3. Surat yang dibuat tidak boleh ada unusr keterpaksaan, kekhilafan, atau penipuan. Kedua belah pihak harus ikhlas dan ridho.

4. Salah satu dari pihak yang ada di dalam kontrak adalah orang yang berilmu.

5. Judul kontrak ditulis di surat kontrak sebab dalam surat kontrak, judul perlu dirumuskan dengan singkat, padat, dan jelas.

6. Terdapat latar belakang kesepakatan.

7. Pihak-pihak yang terlibat disebutkan identitasnya dengan jelas.

8. Isi surat perjanjian harus jelas. Pada umumnya ini dari surat perjanjian atau kontrak terdiri dari pasal-pasal dan ayat sehingga jelas untuk kedua belah pihak.

9. Ditanda tangani oleh satu atau dua belah pihak.

10. Membahas mengenai mekanisme untuk penyelesaian apabila terjadi sengketa.

11. Harus ada salinan surat kontrak.

12. Ada saksi yang menyaksikan dan menandatangani surat kontrak atau perjanjian.

Fungsi Surat Perjanjian

1. Agar menciptakan rasa tenang diantara kedua belah pihak yang melakukan perjanjian sebab dengan surat perjanjian ada kepastian didalamnya.

2. Kedua belah pihak bisa tahu dengan jelas apa saja hak dan kewajibannya.

3. Meminimalisir terjadinya salah paham dan perselisihan diantara kedua belah pihak yang terlibat.

4. Sebagai solusi dari perselisihan atau pun perkara yang apabila dikemuadian hari terjadi.

Macam-macam Surat Perjanjian

Berikut macam-macam dari surat perjanjian:

Surat Perjanjian Jual Beli

Di dalam surat perjanjian jual beli disebutkan bahwasannya penjual wajib memberikan barang kepada pembeli. Sebaliknya, pembeli wajib memberikan uang dengan harga barang yang dibeli kepada penjual dengan kesepakatan antara dua belah pihak. Sesudah surat ditanda tangani, kedua belah pihak menjadi terikat supaya melaksanakan kewajibannya masing-masing. Setiap ada pelanggaran atau kekeliruan dalam melaksanakan kewajiban akan mendapatkan konsekuensi hukum sebab pihak yang merasa dirugikan berhak untuk mengajukan tuntutan.

Surat Perjanjian Kerja

Pada intinya surat perjanjian kerja dengan surat perjanjian jula beli mirip. Perbedaannya yaitu pada objek perjanjian. Apabila dalam surat perjanjian jual beli objeknya benda atau barang, maka objek pada surat perjanjian kerja ialah jasa kerja dan layanan dari kedua belah pihak di dalam surat perjanjian kerja pemilik usaha dan penyedia jasa.

Surat Perjanjian Pinjaman Uang

Surat perjanjia injaman uang adalah surat yang isinya terdapat persetujuan diantara kedua belah pihak berhutang dan piutang supaya memberikan sejumlah uang. Pihak piutang meminjamkan uang kepada pihak meminjam, dan pihak peminjam di wajibkan membayar hutang sesuai dengan kesepakatan waktu yang ditentukan antara kedua belah pihak.

Surat Perjanjian Sewa Menyewa

Surat perjanjian sewa menyewa adalah surat yang berisi persetujuan diantara pihak menyewa dan pihak penyewa, dimana menyewa yaitu pihak 1 memiliki janji menyewakan barang berupa tanah, bangunan, dan yang lainnya ke pihak penyewa yaitu pihak ke 2 selama jangka waktu yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak. Sedangkan pihak penyewa wajib membayar uang sesuai dengan barang yang akan disewa.

Surat Perjanjian Sewa Beli atau Angsuran

Surat ini sama seperti surat jual beli. Perbedaannya pada harga yang dibayar oleh pembeli dilakukan dengan pembayaran secara angsuran. Barang akan diserahkan sesudah surat ditandatangani oleh kedua belah pihak. Akan tetapi hak kepemilikan barang masih berada di pihak penjual. Jadi, selam barang masih dalam angsuran, status dari pemebeli masih penyewa. Selam itu pula pembeli tidak memiliki hak untuk menjual barang tersebut. Hak milik dari barang ke pembeli ketika pemebeli sudah melunasi semua angsuran.

Surat Perjanjian Borongan

Surat perjanjian ini dibuat diantara pihak yang memiliki proyek dengan pihak pemborong, dimana sang pemborong sepakat untuk melakukan kerja borongan sesuai dengan syarat atau spesifikasi dan waktu yang sudah disepakati oleh keduanya. Pihak pemilik proyek wajib untuk membayar uang yang sudah di sepakati oleh kedua belah pihak.

Cara Membuat Surat Perjanjian

Dengan surat perjanjian bisa menimbulkan pemenuhan hak dan juga kewajiban. Oleh sebab itu, harus hati-hati untuk permasalahan ini. Paling utama ketika mencermati isi dari surat perjanjian yang harus berstandar pada asa itikad yang baik. Dalam pelaksanaannya perjanjian yang sudah disepakati tidak boleh merugikan satu sama lain dan mengutamakan norma-norma yang berlaku..

6 Unsur Dalam Menilis Sebuah Surat Perjanjian

1. Judul

Judul pada surat perjanjian harus singkat, padat, dan jelas. Berika gambaran isi dari surat tersebut di judul. Misal: Perjanjian Jual Beli, Perjanjian Sewa Menyewa.

2. Awal Permulaan

Biasanya awalan yang biasa digunakan adalah:

“Pada hari…….tanggal, bulan……..tahun………..sudah terjadi sebuah perjanjian…………antara……………..” atau “Yang bertanda tangan di bawah”

3. Penyebutan Para Pihak

Pada bagian ini disebutkan pihak yang terlibat dalam perjanjian yang dilakukan. Penyebutan pihak yang terlibat mencakup nama, usia, jabatan, pekerjaan, alamat, dan bertindak selaku siapa.

4. Premis atau Recital

Premis adalah penjelasan tentang latar belakang dibuatya sebuah perjanjian. Di bagian ini dipaparkan secara jelas dan ringkas terjadinya kesepakatan.

5. Isi Perjanjian

Pada bagian isi perjanjian seperti biasanya dalam bentk pasal-pasal diamana setiap pasal ada judul. Isi dari surat perjanjian ada tiga unsur : naturalia, essesalia, dan accidentalia. Tiga unsur itu harus ada. Di isi perjanjian, unusr yang harus ada lainnya yaitu menyebutkan mengenai upaya penyelesaian jika terjadi sengketa atau perselisihan.

6. Penutup Perjanjian

Di bagian penututp perjanjian berisi pengesahan dari kedua pihak dan saksi yang berfungsi sebagai alat bukti dan tujuan perjanjian. Contohnya: “Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani pada hari………….tanggal……………bulan……….tahun………”

Contoh-contoh Surat Perjanjian

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

contoh-surat-perjanjian-jul-beli-tanah
pangkepproperty.blogspot.com

Kami yang bertanda tangan di bawah :

Nama : Robert
Umur : 60 tahun
Pekerjaan : PNS
Alamat : Jl. Buaya Emas No. 77, Kota Bogor
No. KTP : 8889991118119

Dalam perihal ini bertindak selaku diri sendiri yang kemudian disebut Pihak Pertama.

Nama : Sindo
Umur : 62 tahun
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Alamat : Jl. Tamrin No. 7, Jakarta Barat
No. KTP : 8844122113133

Dalam perihal ini bertindak selaku diri sendiri yang kemudian disebut Pihak Kedua.

Pihak pertama berjanji akan menjual kepada pihak kedua dan sebaliknya pihak kedua berjanji untuk membeli dari pihak pertama berupa:

Sebelah Utara : Berbatasan dengan tanah Maman
Sebelah Selatan : Berbatasan dengan tanah Muhidin
Sebelah Barat : Berbatasan dengan tanah Sosro
Sebelah Timur : Berbatasan dengan tanah Joko

Diaman syarat dan ketentuan diatur dalam sembilan pasal berikut:

Pasal 1

Harga

Jual beli tanah yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak dengan harga Rp. 4.000.000.000,00 (empat milyar rupiah).

Pasal 2

Cara Pembayaran

1. Pihak kedua akan membayar tanda jadi sebanyak Rp. 2.000.000.000,00 (dua milyar rupiah) ke pihak pertama pada tanggal 1 Desember 2016.
2. Sisa pembayarannya akan dilunasi oleh pihak kedua pada 1 Desember 2017.

Pasal 3

Jaminan dan Saksi

1. Pihak pertama menjamin bahwa tanah yang dijual merupakan tanah milik sendiri dan tidak ada orang lain yang mempunyai hak atas tanah tersebut, terbebas dari sitaan, tidak terlibat dalam sengketa, hak miliknya tidak sedang diindahkan kepada orang lain, dan tidak sedang atau sudah dijual kepada orang lain.

2. Jaminan pihak pertama ada dua saksi yang menandatangani untuk menguatkan surat perjanjian.

3. Jika pihak kedua ketika tanggal pembayaran jadi tidak terpenuhi sebagaimana dalam pasal 2 ayat 1, maka perjanjian batal secara hukum.

4. Jika pihak kedua pada tanggal yang sudah disepakati di atas untuk melunasi tidak terpenuhi,makan perjanjian batal dan pihak pertama akan memberikan kembali uang tanda jadinya.

5. Kedua saksi dalam perjanjian ini :

Nama : Maman
Umur : 50 tahun
Pekerjaan : PNS
Alamat : Jl. Patimura No. 5, Jakarta Utara
Selanjutnya disebut Saksi 1

Nama : Darmono

Umur : 51 tahun

Pekerjaan : PNS
Alamat : Jl. Patimura No. 8, Jakarta Utara
Selanjutnya disebut Saksi 2

Pasal 4

Penyerahan

Pihak pertama akan menyerahkan sertifikat tanah ke pihak kedua paling lambat satu minggu sesudah pihak kedua melunasi semua pembayaran.

Pasal 5

Status Kepemilikan

Sesudah ditandatanganinya surat ini, tanah tersbut beserta kelebihan dan kekurangannya menjadi milik pihak kedua.

Pasal 6

Pembaliknamaan Kepemilikan

1. Pihak pertama harus membantu pihak kedua dalam pembaliknamaan hak kepemilikan diatas yang meyangkut dengan instansi terkait, memberi keterangan dan memberikan tandatangan jika diperlukan dalam proses pembaliknamaan.

2. Semua biaya untuk balik nama dari pihak pertama ke pihak kedua semuanya dibebankan kepada pihak kedua.

Pasal 7

Masa Berlku Perjanjian

Perjanjian ini tidak batal apabila pihak pertama meninggal dunia atau sebab lainnya. Dalam kondisi ini parah ahli waris dari pihak pertama wajib taat dalam perjanjian yang sudah disepakati oleh pihak pertama.

Pasal 8

Hal Lainnya

Hal lain yang belum ada di dalam surat perjanjian akan di diskusikan dengan cara kekeluargaan oleh kedua belah pihak.

Pasal 9

Penyelesaian Perselisihan

Mengenai perjanjian dan semua akibatnya, kedua pihak akan menyelesaikan semua perkara apabila terjadi di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta.

Demikian surat perjanjian ini dibuat dengan sebenar-benarnya dan bermaterai serta memiliki kekuatan hukum yang sama, surat ini ditandatangani oleh kedua belah pihak dalam keadaan sadar dan tidak dipaksa atau ditekan oleh pihak lain.

Dibuat di: Jakarta

Tanggal : 1 November 2016

 

Pihak Pertama,                                        Pihak Kedua

(Robert)                                                     (Sindo)

Saksi :

1. Mama
ttd

2. Darmono
ttd

Contoh Surat Perjanjian Kerjasama

contoh-surat-perjanjian-kerjasama
pixabay.com

Surat Perjanjian Kerjasama Usaha Perdagangan

Pihak yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Alvin Putro
Alamat : Taman Anggrek No. 9, Bandung
No. Hp : 083849944112

Selanjutnya disebut pihak pertama

Nama : Bob Robi
Alamat : Taman Buah No. 8, Kota Bandung
No. Hp : 099123432123

Selanjutnya disebut pihak kedua

Antara pihak pertama dan pihak kedua mempunyai perjanjian kerjasama sebagai berikut:

1. Pihak pertama menitipkan barang jualannya kepada pihak kedua meamkai sistem konsinyasi. Pihak kedua diberi 10% dari omzet penjualan barang milik pihak pertama.

2. Total barang yang bisa dititipkan oleh pihak pertama ke pihak kedua sebanyak 200 buah.

3. Penyaluran barang di area Kota Bandung tanggung jawab pihak kedua.

4. Pihak pertama akan memberikan bantuan promosi produk pihak pertama dan sebaliknya.

5. Pihak kedua wajib memberikan laporan hasil dar penjualan ke pihak pertama per bulannya, ada awal bulan selanjutnya dengan memberikan profit 90% dari omzet barang titipan milik pihak pertama ke pihak kedua.

Demikian surat perjanjia ini dibuat supaya menjadi ikatan diantara kami. Semua hal yang tidak termuat di dalam perjanjian ini akan dibicarakan antara kedua belah pihak untuk mencapai sebuah mufakat di hari yang akan datang dan tambahan pada surat perjanjian ini.

Perjanjian ini dibuat dengan penuh kesadaran tanpa adanya tekanan atau paksaan dari pihak manapun. Apabila ada perselisihan saat pelaksanaan dalam perjanjian ini, kami akan menyelesaikannya dengan cara musyawarah kekeluargaan, tapi apabila tidak bisa diselesaikan dengan kekeluargaan, kami akan menyelesaikannya ke jalur hukum yang berlaku.

Perjanjian ini disepakati pada Sabtu, 2 Desember 2016 oleh:

 

Pihak Pertama,                                                                  Pihak Kedua,

Alvin Putro                                                                          Bob Robi

 

Contoh Surat Perjanjian Kerja

contoh-surat-perjanjian-kerja
wispapp.com

SURAT PERJANJIAN KERJA KARYAWAN
Nomor:———————-

Bertanda tangan di bawah ini:

1. Nama : James Bond
Jabatan : Ketua
Alamat : Jl. Kelapa Muda No. 5, Jakarta Pusat

Dalam surat ini atas nama direksi …………………………. yang memiliki kedudukan di ………………….. dan kemudian disebut pihak pertama.

2. Nama : Tukimin
Tempat, tanggal lahir : Jakarta, 20 November 1980
Pendidikan terakhir : S1
Jenis kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Alamat : Jl. Srikandi No. 8, Jakarta Utara
No. KTP : 0092130001211
No. Hp : 089211342445

Dalam surat ini bertindak atas kemauan sendiri dan kemudian disebut pihak kedua.

Pasal 1
Mulai Bekerja

Semua pihak menyetujui dan sepakat karyawan akan bekerja pada tanggal 10 Januari 2017.

Pasal 2
Posisi dan Tugas

Perusahaan dengan surat ini menunjuk karyawan untuk menerima posisi kerja sebagai Sales Manager. Karyawaan bersedia dan memiliki kewajiban untuk melaksanakan segala aktivitas sebagaimana posisi yang sudah ditentukan.

Psal 3
Gaji dan Tunjangan

1. Karyawan memperoleh gaji pokok Rp. 3.000.000,00 per bulan.
2. Gaji karyawan paling lambat dibayar pada hari terakhir di bulan yang bersangkutan.
3. Tunjangan karyawan terdiri dari tunjangan tetap dan tidak tetap untuk yang memiliki hak.

Pasal 4

Berakhirnya Perjanjian Masa Kerja

1. Kedua belah pihak bisa memutuskan perjanjian kapan pun waktunya dengan memberi kabar tertuils terlebih dahulu dalam jangka 30 hari sebelum pengunduran diri. Perusahaan bisa memutus perjanjia ini sesuai dengan peraturan yang sudah disepakati.

2. PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dengan sebab melanggar oleh puhak kedua atau hal lain yang merugikan pihak pertama, pihak pertama tidak harus memberikan pesangon.

Pasal 5

Lain-lain

Demikian surat perjanjian kerja ini dibuat dengan sebenar-benarnya, disetujui, dan ditandatangani oleh kedua belah pihak, dibuat rangkap dua, masing-masing memiliki kekuatan hukum yang sama. Satu disimpan pihak kedua dan satunya lagi disimpan oleh pihak pertama.

Jakarta, 1 Desember 2016

 

Karyawan                                                                Direksi

         Tukimin                                                              James Bond

Advertisements

Kommen