Apa Itu Blogging ? Berikut Pembahasannya Untuk Pemula

Pada artikel kali ini saya akan membagikan sharing materi dari mas ASB mengenai blogging berikut materi yang beliau sampaikan. Maksud saya membuat artikel ini supaya nantinya saya bisa baca kembali materinya 😀 sekalian berbagi.

Blog itu memiliki 2 kategori utama yaitu :

(1) Blog pribadi

Blog ini umumnya berisi curhatan, opini pribadi, dan cerita-cerita si pemilik blog. Umumnya dibuat karena memang suka nulis dan sharing. Kalo dalam istilah saya sendiri, sering nyebut mereka yg punya blog ini adalah blogger yg masih idealis. Hahahaa

(2) Blog niche

Blog ini yg dibuat dengan mengangkat tema-tema tertentu. Umumnya dibuat untuk monetizing alias nyari duit. Jadi bikinnya sendiri sudah direncanakan sedemikian rupa.
Lalu sperti apa model monetizingnya?

(1) Blog pribadi :

– Ikut lomba blog

Tiap tahun selalu ada lomba ngeblog, baik yg dinilai berdasarkan tulisan dan konten maupun yg dinilai berdasarkan posisinya di SERP (Search Engine Results Page).

Untuk yg penilaiannya berdasarkan tulisan, kekuatan utamanya ada di konten, sudut pandang, alur cerita, dan keakuratan isinya. Sehingga praktis, emang mesti bener-bener ngerti cara nulis yg bagus sekaligus menarik. Tidak cuma dari sisi isi, tapi penggunaan bahasa, EYD, dll juga diperhatikan.Untuk jenis ini kalo di Makassar, salah seorang senior yg rutin dapet juara adalah Dg. Ipul, blognya di daenggassing.com.

Untuk yg penilaianya berdasarkan posisi di SERP, ya mesti ngerti SEO. Tahu cara-cara mengoptimasi postingan supaya berada di peringkat atas Google. Soalnya bersaing dengan pemain SEO lainnya.

– Review produk

Blog yg popular, punya traffic bagus, dan punya statistik yg keren, biasanya sering diminta oleh pihak ketiga untuk melakukan review terhadap produknya. Sama pihak ketiga kita dikirimi product gratis dan sebagai gantinya nanti diminta untuk mereview. Atau bisa juga diundang di acara tertentu, trus diminta review dan dikasih amplop. Di Makassar sini, temen-temen di Anging Mammiri dan terkhusus sayap komunitasnya MAM (Makkunraina Anging Mammiri) paling sering dapat orderan kek gini

– Content Placement/Paid Content

Sedikit beda dengan yg di atas, kalo yg ini kita biasanya dikasih content yg sudah dibuatkan oleh pihak ketiga. Jadi kita tinggal publish di blog kita atau edit-edit sedikit dan kemudian dipublish. Nanti dikasih uang pengganti sesuai dengan negosiasi.

– Banner Space

Untuk blog yg besar dan ramai, ndak jarang menyewakan space di sidebar, pop up, header, atau insert contentnya kepada pihak ketiga untuk dipasangi banner iklan. Hitungannya ada yg per bulan, ada yg per klik banner, dan ada yg per view.

(2) Blog niche :

– Publisher Ads

Si blogger mendaftar sebagai publisher di advertising network. Setelah disetujui, nanti dikasih atau bisa generate kode tertentu untuk ditempatkan di blognya. Dari kode tadi akan muncul tampilan iklan dari advertising network. Dapat duitnya tergantung tipenya. Ada yg dapat duit tiap ada yg klik iklan, ada yg per seribu tampilan, ada yg per action (download, install, register, dll). Contohnya kayak AdSense, Chitika, Media, dan yg kayak CPA

– Affiliate

Modelnya kalo dunia offline, ini mirip makelar. Kalo yg ini ada yg berupa affiliate network dan ada yg non-network. Jadi kita publish konten dan nyelipin link affiliasi pada tulisan. Tiap ada yg ngeklik trus beli lewat link dari kita, maka kita dapat fee persentase dari harga tersebut. Contohnya Amazon, Envato, ClickBank, dan affiliasi lainnya yg non-network

Model monetizing lainnya bisa bikin toko online atau bikin produk sendiri. Jadi kita bisa nambah fitur toko online di blog kita. Atau kalo misal kita punya produk sendiri (fisik dan digital) bisa juga jualan lewat landing pages.
Saya sendiri selama ini adalah pemain blog niche. Belum punya blog personal. Beberapa kali sempat kepikiran mau bikin, tapi belum sempat eksekusi. Akhirnya VPSnya masih nganggur

Trus gimana bikin blog niche yg profitable?

Kalo saya pribadi, tiap bikin blog dari awal dulu tahun 2009 sampai sekarang selalu lewat pendekatan bisnis dan marketing. Jadi, tiap bikin blog niche itu relatif butuh waktu sedikit lama karena mesti riset dan bikin plan dan blueprintnya.

Kenapa? Biar ndak bingung nanti sumber konten dari mana? Judul postingan untuk minggu ini apa? Saingannya yg siapa saja? dll. Apalagi sekarang untuk konten sudah ada yg urus. Jadi lebih enak kalo mendelegasikan.

Pendekatan bisnis dan marketing yg saya maksud adalah berbasis solusi. Jadi postingan itu adalah jawaban dari apa yg dicari visitor. Karena itu porsi keyword intent yg saya tembak lebih banyak didominasi informational keywords, baru kemudian bait keywords dan product keywords. Yang buy now cuma untuk yg ada toko onlinenya saja.
Selain pendekatan bisnis dan marketing, yg ndak kalah penting adalah pilih niche yg memang bagus prospeknya. Apalagi kalo blognya ditargetkan ke visitor luar negeri.

Kalo dari yg saya tahu, ada 4 kategori besar yg bagus untuk dipilih :

1. Lifestyle

a. Personal development
b. Dating
c. Home
d. Art, hobbies, & antique
e. Dog training

2. Business & Money

a. How to start business
b. Forex
c. Investing
d. Debt
e. Making money
f. Internet marketing

3. Health

a. Fitness
b. Stress
c. Raw food & organic
d. Fat loss
e. Diet recipes

4. Information Technology

Pendekatannya sudah, pilih nichenya sudah, sekarang adalah breakdown lagi untuk kategorisasi. Kenapa perlu dikategorisasi? Kalo bikin blog baru, untuk bersaing dengan keyword yg general atau broad itu sulit. Jadi mainnya dari yg long tail dulu. Pake sistem piramid.

Polanya :

Category > Niche > Sub-Niche

Misal untuk yg niche di kategori 3 yaitu tentang Health :

Health > Weight Loss > Weight Loss After Pregnancy
Yg model gini biasanya saya pake untuk blog di tier 3. Sedangkan blog utama (tier 1) dan blog tier 2, saya pake yg niche. Sub-Niche saya jadikan kategori di blog.

Kesulitan buat yg baru mau bikin blog niche biasanya adalah untuk generate ideas. Cara simplenya sih bisa manfaatin situs-situs besar kayak :

– about.com
– alltop.com
– dummies.com
– ebay.com
– amazon.com

Kayaknya segitu aja dulu kali ini. Semoga bermanfaat.