Apa Itu Skip Challenge atau Pass Out Challenge dan Bahayanya ?

Apa Itu Skip Challenge – Saat ini sedang beredar skip challenge atau pass out challenge di kalangan para remaja. Beredar gencar di media youtube dan juga facebook. Cara dari permainan ini adalah dengan menekan dada sekeras mungkin selama beberapa detik dan menyebabkan anak tersebut menjadi kejang dan langsung pingsan. Setelah beberapa saat kemudian anak akan kembali siuman. Banyak anak beranggapan hal ini adalah pengalaman yang menyenangkan dan menegangkan.

Selamtkan Anak Kita Dari Bahaya Pass Out Challange atau Skip Challenge

Untuk orang tua, guru, dan kepala sekolah. Hati-hatilah!

Tanpa disadari mereka sebenarnya pingsan disebabkan oleh  asupan oksigen yang masuk ke otak terhenti beberapa saat. Hal itu menyebabkan adanya kerusakan sel-sel otak. Ini bisa berakibat sangat fatal yang bisa menyebabkan kerusakan otak atau kelumpuhan. Efek lainnya adalah keinginan untuk mengulangi dengan intensitas yang lebih tinggi lagi. Hal ini disebabkan anak merasa tertantang dan merasakan sensasi tertentu.

Awasi dan Berikan Edukasi Anak Sebelum Semuanya Terlambat

Apa Itu Pass Out Challenge atau Permainan SC ( Skip Challenge ) ?

apa itu skip challenge

Permainan skip challenge adalah permainan yang dilakukan oleh dua orang anak atau lebih, dimana salah seorang anak bersandar ke dinding atau obyek lainnya, kemudian dadanya ditekan oleh seorang atau pun lebih dengan sekeras-kerasnya beberapa detik, sampai mengalami kesulitan untuk bernafas dan saat dilepaskan maka anak atau orang itu akan tidak sadarkan diri sesaat, mengalami kejang-kejang, pingsan, atau bahkan resiko terburuk bisa meninggal dunia.

Prosedur Permainan SC ( Skip Challenge )

Prosedur permainan skip challenge atau pass out challenge, sebelum anak ditekan pada dadanya, anak ini dipersilahkan untuk duduk dan mengambil nafas yang lumayan panjang, biasanya 10x, bisa juga 10x ambil nafas atau 10x hitungan. Lalu sang anak berdiri dan bersandar pada dinding atau objek lainnya. Temannya kemudian menekan dada anak itu hingga anak itu tidak bisa bernafas dalam jangka waktu beberapa saat. Setelah dilepas tekanan pada dadanya, umumnya anak ini langsung jatuh dan sampai pingsan, bisa juga kejang-kejang bahkan bisa sampai mati.

Kenapa Permainan Skip Challenge Disukai Anak-anak ?

  1. Permainan ini relative baru di dalam dunia anak-anak kita dan ada kecenderungan anak-anak bangga dan senang bisa mencoba hal yang baru.
  2. Permainan ini bisa mendatangkan tantangan, meningkatkan kadar adrenalin di dalam darah dan anak-anak kita ini senang sekali dengan tantangan.
  3. Permainan bisa menjadikan ketagihan atau addictive, sehingga sekali mencoba permainan ini pasti akan ada keinginan untuk mencobanya lagi.

Mengapa Permainan SC ( Skip Challenge ) Menyebabkan Ketagihan?

Ketika tubuh mengalami sebuah masalah atau rasa sakit, secara otomatis mekanisme pertahanan diri (self deffence mechanism)  pada tubuh kita akan bekerja. Saat tubuh mengalami rasa sakit maka tubuh akan berusaha untuk menentarlisir rasa sakit itu dengan membuang hormon yang memacu pembuatan endomorphin, morfin yang dibuat oleh tubuh sendiri. Oleh karena itu, saat seorang pemain sepak bola mengalami cedera ketika bermain, tidak akan terlalu merasakan rasa sakit sebab zat endomorphine tadi sedang bekerja.

Kita sudah tahu salah satu dari tanda bahwa seorang pria bunuh diri dengan menggantung diri adalah keluarnya sperma dari kelaminnya. Hal itu terjadi saat otak orang yang bunuh diri itu kekurangan oksigen, maka tubuh akan memberontak untuk melepaskan diri dari jeratan pada lehernya. Ketika itulah endomorphine mulai diproduksi oleh tubuh kita untuk menetralisir rasa sakit.

Sebab jeratan itu tidak bisa lepas maka kekurangan oksigen di otak akan semakin berat dan rasa sakit semakin meningkat, tubuh akan mengejang semakin kaut, ketika itu orang yang gantung diri mengalami puncak orgasmenya dengan mengeluarkan sperma.

Sama halnya  saat anak yang bermain SC tadi otaknya akan kekurangan oksigen maka tubuhnya mulai menghasilkan zat endomorphine dan akan merasakan kenikmatan sebagaimana pemakai narkoba ketika memakai morfin.

Karena itu terkadang tubuh si anak yang bermain SC mengalami kejang-kejang, sebab di samping tubuh dan utamanya pada bagian otak mengalami kekurangan oksigen, anak yang bersangkutan akan merasakan orgasme meski pun belum sampai puncaknya yang pada anak laki-laki keluar sperma, tapi anak itu sudah merasakan kenikmatan gairah yang diakibatkan zat endomorphine di dalam darahnya, sebenarnya SC ini juga sebagai salah satu teknik MASTURBASI baik untuk anak laki-laki atau perempuan.

Mengapa Skip Challenge atau Pass Out Challenge Berbahaya?

Pertama, permainan ini dilakukan dengan cara memanipulasi jumlah asupan oksigen ke dalam otak. Kekurangan oksigen pada otak dalam waktu tertentu akan menyebabkan cacat permanen pada otak, seperti pada orang yang terkena penyakit stroke dimana pembuluh darah otaknya pecah atau tersumbat.

Apabila anak mengalami tekanan yang cukup lama di dadanya sampai tak bisa bernafas, maka selain mengalami kenikmatan akibat morfin yang diproduksi oleh tubuh sendiri, bisa juga anak akan mengalami cacat otak mulai dari yang ringan hingga yang paling berat dan berakibat sangat fatal sampai bisa meninggal dunia.

Kedua, anak-anak yang menekan dada temannya, tidak tahu porsi yang tepat seberapa lama dan kuat harus menekan dada temannya itu. Dari video malah ada kecenderungan sebab merasa senang, sambil berteriak dengan gembira mereka akan menekan dada temannya dengan sekuat mungkin dan dalam durasi yang lumayan lama. Padahal tingkatan ketahanan dari setiap tubuh orang berbeda-beda.

Ketiga, dikhawatirkan dalam perkembangan kejiwaan akan mengalami kelainan. Pada video kelihatan sekali anak-anak sangat gembira menekan dada temannya, sementara itu teman yang mengalami penekanan di dadanya terlihat sudah siaga dan pasrah menerima perlakuan yang menjadi dia kesakitan. Hal ini adalah ladang yang subur untuk tumbuhnya kepribadian yang menyimpang, kepribadian sadomasokis.

Kepribadian masokhis yang suka merasakan penderitaan dan rasa sakit, Kepribadian sadistis, yang suka menyakiti , sehingga mereka akan lebih rentan untuk membuat keluarga dengan KDRT dalam kehidupan keseharian mereka. Oleh sebab itu, mohon diamati permainan yang sedang dilakukan oleh anak-anak kita, mulai dari anak usia dini hingga usia remaja.

Mungkin saja mereka sekedar hanya meniru dari temannya yang melakukan permainan SC atau meniru dari video. Ayokita cegah tumbuhnya kepribadian menyimpang pada anak-anak kita, baik itu anak kandung, anak murid maupun anak-anak  dari tetangga kita.

Video Skip Challenge atau Pass Out Challenge

 

 

Sekiaranya tulisan ini bermanfaaat silahkan dishare.

 

Sumber : Isa Ansori