Belajar Dengan Pak Laksita Utama Suhud “10 Greatest Advertising Secrets”

Pertama Kali Beli Buku Seharga 1,4 Juta

buku laksita utama suhud 10 greatest advertising secrets
Sumber: tokobukusahabatsukses

Harga buku-buku rata-rata di pasaran paling tidak jauh dari harga kisaran 60-120 rb. Tapi percaya tidak percaya ada juga buku yang dijual dengan harga cukup fantastis untuk sebagian orang. Tidak hanya harganya yang mahal, uniknya buku ini banyak dicari dan dibeli orang.

Kenapa dengan harga 1,4 juta orang-orang banyak yang mengantri untuk membelinya? Nanti saya akan ceritakan siapa dibalik dari penulis buku ini. Buku ini berjudul 10 Greatest Advertising Secrets. Buku ini cocok untuk anda yang akan terjun ke dalam dunia bisnis atau untuk anda yang ingin meningkatkan penjualan produk anda berkali-kali lipat.

Awalnya saya ragu untuk membeli buku 10 Greatest Advertising Secrets. Tapi, setelah saya menelusuri nilai-nilai lebih jika saya membeli buku ini saya pun akhirnya membelinya. Banyak sekali strategi-strategi yang di bahas dalam buku ini. Bahasanya juga gampang dipahami. Bagi anda yang ingin memesan buku ini bisa pesan kepada saya dapat potongan sebesar 400 ribu chat saja di Facebook saya di sini.

Free Gratis Seminar

Bonus yang paling saya suka untuk membeli buku 10 Greatest Advertising Secrets, saya bisa bertemu langsung dengan penulisnya. Karena, kebetulan penulis akan mengadakan seminar di Jogja. Bagi para pembeli buku 10 Greatest Advertising Secrets dapat menghadiri acara seminarnya secara cuma-cuma.

Lokasi seminar lumayan dekat dengan tempat tinggal saya. Tempatnya di Universitas Negeri Yogyakarta tapi saya lupa nama gedungnya apa. Kira-kira membutuhkan waktu 15 menit untuk sampai ke lokasi seminar. Peserta yang datang kurang lebih sekitar 40an orang. Untuk materi seminarnya nanti insya Allah saya akan buat artikel tersendiri soalnya lumayan panjang pembahasannya.

Laksita Utama Suhud

laksita utama suhud
Sumber: laksitautama.com

Mari kita lebih mengenal seseorang penulis 10 Greatest Advertising Secrets. Ya, beliau bernama Pak Laksita Utama Suhud. Banyak jabatan yang pernah beliau pegang di antaranya sebagai CEO Balai Kartini dan juga pernah membantu Taman Safari Indonesia 2 Prigen di Pasuruan dan langsung memecahkan rekor penjualan sepanjang sejarah sejak tempat itu didirikan. Jadi, tidak diragukan lagi keilmuan beliau di bidang marketing karena memang sudah teruji.

Fase-fase Dalam Bisnis

fase-fase dalam bisnis
Sumber: pixabay.com

Dalam acara seminar dengan tema Greatest Marketing Roadmap ada fase-fase yang pasti dilalui oleh seorang pengusaha. Ada 3 di antaranya :

Fase Survive

fase survive

Dalam fase ini biasanya uang itu susah didapat. Penderitaan seperti datang tiada akhir. Uniknya ketika fase ini teman-teman pergi menjauh. Biasanya fase ini dialami oleh perusahaan baru dan bermasalah. Tujuan dari fase ini adalah membangun reputasi. Jadi, perbaiki kesalahan-kesalahan yang ada di perusahaan kita.

Fase Grow

fase grow

Pada fase ini para pelanggan mulai berdatangan, dan datang sendiri. Bedanya pelanggan dan pembeli baru adalah pelanggan sudah pernah merasakan produk yang kita pasarkan, sedangkan pembeli baru sama sekali belum bertransaksi atau membeli produk kita.

Fase Leading

fase lead

Fase inilah yang sangat penting kita harus mengoptimalkan potensi yang ada supaya bisa dapat uang. Pada fase ini biasanya teman-teman yang tadinya menjauh mulai mencoba untuk mendekat kembali. Para kompetitor pun malah mengajak kerja sama dengan perusahaan kita.

Marketing Langit

marketing langit
Sumber: tranierlaris.com

Yang paling seru setelah acara seminar selesai. Pak Laksita memberikan materi tambahan yang sangat-sangat menggugah jiwa. Materi itu tentang marketing langit.

“Sehebat apapun strategi kita. Sehebat apapun tim kita dalam menjalankannya. Seluar biasa apapun kekuatan keuangan menjalaninya. Jika Allah Subhanahuwata’ala tidak berkehendak kita mau apa.”

Maka dari itulah marketing langit itu perlu. Marketing langit adalah sebuah teknik untuk mendatangkan rezeki melalui pertolongan Allah dengan para pasukan malaikat yang sebenarnya kita telah diajarkan dan kita lakukan sejak masa baligh. Itu adalah shalat.

Secara sekilas mungkin hanyalah ritual wajib bagi kaum Muslimin. Tapi pak Laks menganggap itu bukan sebuah kewajiban. Lebih dari itu. Merupakan sebuah undangan kehormatan bagi kita bertemu secara langsung dengan Allah Subhanahuwata’ala tanpa perantara dan disaksikan oleh para malaikatnya.

Kenapa disebut undangan kehormatan? Analoginya seperti ini. Bagaimana perasaan kita jika diundang oleh seorang presiden atau oleh bos kita. Untuk bisa bertemu mereka mungkin untuk orang yang biasa saja akan mustahil untuk bisa bertemu langsung. Tentu saja apabila kita bisa bertemu dengan mereka kita pasti tidak akan menyia-siakan hal tersebut.

Pasti datangnya lebih awal. Dengan menggunakan pakaian yang paling bagus dan saat bertemu kita akan mencari perhatian mereka dengan sikap dan berkata sebaik mungkin. Shalat lebih daripada itu. Kita mendapatkan undangan dari sang penguasa jagat raya ini. Sampai-sampai kita diberikan waktu khusus untuk menemuiNya tanpa perantara siapapun. Jadi, seharusnya kita harus lebih tepat waktu lagi ketika ada panggilan untuk menunaikan shalat.

Makan Bakso Tengkleng Bersama Pak Laksita

bakso tengkleng

Setelah acara selesai, saya diajak oleh para pengusaha dari Klaten ke Bakso Tengkleng. Kebetulan pemiliknya yaitu Pak Bambang ikut juga. Sampai di sana kami berdiskusi singkat dan makan bakso bersama.

Sekian cerita saya ketika mengikuti seminarnya Pak Laksita. Mohon maaf jika ada salah ketik dan kata-kata. Karena kebenaran datangnya hanya dari Allah semata. Terimakasih. Wassalam.