Cara Membuat File ISO Dengan UltraISO, PowerISO dan Daemon Tool

Cara Membuat File ISO – Mungkin bagi kalangan pemain game cara membuat file ISO dengan UltraISO, Power ISO atau Daemon Tool sudah tidak asing. Dengan menggunakan file ISO kita tidak lagi memerlukan CD atau DVD, karena data yang ada di CD atau DVD di rubah ke dalam bentuk file.

Untuk membuat file ISO pun cukup mudah, ada banyak sekali aplikasi yang berfungsi untuk membuat file ISO. Aplikasi yang biasanya di pakai ada tiga yaitu Ultraiso, PowerISO, dan Daemon Tool.

File ISO sendiri adalah sebuah file arsip yang di dalamnya ada data dari CD atau DVD. Jadi kerjanya itu file yang ada di CD atau DVD di rubah menjadi file yang nantinya bisa kita buka tanpa memasukan CD atau DVD. Banyak sekali fungsi dari file iso, terutama untuk laptop terbaru biasanya sudah menghilangkan DVD reader-nya.

Banyak juga software yang file-nya berbentuk ISO. Dengan merubah data dari CD atau DVD ke bentuk ISO, kita akan lebih mudah untuk mem-backup-nya dan tidak akan cemas lagi jika CD atau DVDnya hilang. Di samping itu juga bisa menghemat penggunaan CD atau DVD yang memakai banyak tempat.

Cara Membuat File ISO Dengan Ultraiso

cara membuat file iso dengan ultraiso
youtube.com

Berikut ini langkah-langkah dalam membuat file ISO menggunakan UltraISO:

Pertama, jika anda belum memiliki aplikasi ini anda bisa mendownloadnya di sini.

Kedua, Setelah anda meng-install aplikasi UltraISO-nya masukan CD/ DVD yang akan kamu buat menjadi file ISO dan buka aplikasi UltraISO-nya.

Ketiga, Pilihlah make an ISO image file, menu ini berada di bagian menu Tools.

Keempat, pilihlah CD atau DVD yang ingin dibuat menjadi file ISO, pilih disk atau tempat menyimpan file ISO-nya, klik Make.

Kelima, kamu tingaal menunggu sambil meminum kopi atau teh hangat sampai prosesnya selesai.

Cara Membuat File ISO Dengan Daemon Tools

cara membuat file iso dengan daemon tools
wallpaperscraft.com

Daemon Tools merupakan salah satu aplikasi yang sering digunakan untuk membuat file ISO selain UltraISO. Kamu bisa mengunduhnya di sini gratis. Inilah cara untuk membuat file ISO menggunakan Daemon Tools:

Pertama, Masukan CD atau DVD yang anda inginkan untuk di dirubah menjadi file ISO.

Kedua, Buka aplikasi Daemon Tools.

Ketiga, Di menu utama, klik Create Disk Image.

Keempat, Klik pada tombol yang ada 3 buah titik di dekat tulisan Target Image File.

Kelima, pilihlah CD/ DVD yang akan kamu konversi.

Keenam, Save as .iso, beri nama , lalu Save.

Ketujuh, Klik pada tombol Start dan tunggu sampai proses selesai.

Cara Membuat File ISO Dengan Power ISO

cara membuat file iso dengan poweriso
www.asvanblog.com

Rekomendasi aplikasi terakhir yang bisa kamu coa untuk membuat file ISO dengan menggunakan aplikasi PowerISO. Kamu bisa unduh aplikasinya di sini. Berikut Langkah-langkahnya:

Pertama, jalankan aplikasi PowerISO.

Kedua, Klik Copy pada bagian toolbar lalu pilih Make CD/DVD/BD Image file.

Ketiga, pilih CD atau DVD yang kamu akan buat fiel ISOnya.

Keempat, rubah nama file-nya lalu pilih formatnya menjadi ISO.

Kelima, Klik pata tombol OK dan tunggu sampi proses pembuatan file ISO selesai.

Kelemahan dan Kelebihan Mengguakan File ISO

File ISO memang banyak sekali digunakan. File ISO merupakan pengganti dari CD atau DVD yang biasanya untuk meng-install sebuah sistem operasi atau software. Banyak seklai kemudahan yang didapatkan dengan menggunakan file ISO, di antaranya beberapa sistem operasi seperti windows dan linux menyediakn file unduhan berupa file ISO.

Hal ini untuk mempermudah para pengguna komputer agar tidak perlu lagi membeli CD atau DVD. Penggunahanya tinggal mengunduhnya dan bisa langsung di jalankan menggunakan aplikasi ISO tentunya.

Kelebihan Menggunakan ISO

kelebihan file iso
www.dreamstime.com

Kelebihan dari file ISO adalah bisa menggantikan fungsi dari sebuah CD atau DVD. Kapasitas file yang disimpannya juga bisa lebih besar dari CD atau DVD bahakan lebih besar daiada Blu-ray. Apabila dengan menggunakan 2 buah DVD hanya bisa menyimpan file sebesar kurang lebih 7 GB, berbeda dengan file ISO, hanya dengan satu file ISO kamu bisa menyimpan lebih dari 7 GB.

Kelebihan lainnya yaitu file ISO tidak memerlukan optic drive untuk membaca data, kamu cuma tinggal simpan file-nya di hardisk-mu dan buka aplikasi pembaca file ISO seperti UltraISO, Daemon Tool, atau Power ISO.
Dengan file yang bisa disimpan di dalam hardisk komputer, file ISO bisa menghemat tempat dan juga tidak ribet dalam penempatannya.

Jika kamu banyak mengoleksi DVD ata CD bisa-bisa kamarmu penuh dengannya. Berbeda dengan file ISO kamu hanya perlu menyiapkan hardisk baik itu internal atau external.

Proses pembacaan data pada file ISO sangat cepat dibandingkan dengan CD atau DVD, karena file berada di hardisk. Dalam proses edit pun cukup mudah dibandingkan dengan menggunakan CD atau DVD yag harus melakuka proses burning .

Untuk melakukan proses edit pada file ISO kamu hanya membutuhkan aplikasi UltraISO, Daemon Tool, Power ISO, dan aplikasi sejenis lainnya.

File ISO bisa dibilang lebih aman dan tidak mudah rusak sesuai dengan ketahanan hardisk yang digunakan, karena file ini terletak di dalam hardisk. Berbeda dengan CD atau DVD potensi untuk hilang atau rusaknya sangat tinggi jika kita tidak menyimpannya dengan hati-hati.

Kelemahan Dari File ISO

kelemahan file iso
recruitmentresus.com

File ISO juga memiliki beberapa kelemahan. File ini bisa saja secara tidak sengaja bisa terhapus dan bisa terkena virus. Berbeda dengan CD atau DVD lebih aman dari virus, karena datanya dimasukan ke dalam CD atau DVD.
Tidak semua komputer mendukung untuk membuka file ISO.

Seperti apabila kamu membutuhkan instalasi booting, contohnya saat kamu ingin meng-install windows dari flashdisk, kamu harus meng-copy isi dari file ISO ke flashdisk.

Biasanya ukuran file ISO lumayan besar tapi hanya 1 file saja. Makanya hal ini bisa membuat kinerja komputer kamu bisa sedikit menuru akbiat banyaknya file berukuran besar. Kamu harus sering-sering untuk men-defrag hardiskmu supaya penempatan file yang terpisah bisa ditempatkan pada tempat yang seharusnya.

Hal itu juga dilakuka supaya hardiskmu tidak ada yang bad sector.

Kamu juga harus memperhatikan dalam meggunakan file ISO. Gunakanlah sesuai dengan kebutuhanmu. Direkomendasikan untuk menyimpan file ISO di dalam hardisk external. Jika kamu memiliki data di dalam CD atau DVD ubah dulu menjadi file ISO, supaya file penting di dalam CD bisa aman.

Itulah cara membuat file ISO, anda bisa menggunakan aplikasi yang saya paparkan di atas. Semoga membantu.