Makanan Khas Toraja

Makanan Khas Toraja – Jika membahas tentang wisata di Toraja tidak akan ada habisnya apalagi makanan khas Toraja. Kabupaten Toraja yang jaraknya sekitar 350 Kilometer dari Kota Makassar sudah menjadi destinasi wisata yang banyak dicari oleh wisatawan baik dalam maupun luar negeri.

Toraja banyak diburu oleh para pelancong karena budaya di sana yang unik. Saat ini daerah itu telah mengalami pemekaran daerah menjadi 2 kabupaten yaitu Toraja Utara dan Tana Toraja. Toroaja memiliki sebuah slogan yaitu “Jangan Mati Sebelum ke Toraja” sebab ada banyak hal yang ada di Toraja yang tidak akan kamu temukan di tempat lainnya di Indonesia bahkan di negara lain.

Wisata kuliner atau makanan khas Toraja mungkin tidak sepopuler dengan daerah lainnya. Meski begitu, Toraja mempunyai makanan khas yang tidak kalah enaknya dengan daerah lain yang ada di Indonesia. Berikut ini beberapa makanan khas Toraja.

Makanan Khas Toraja Pa’Piong

Makanan khas Toraja yang pertama adalah Pa’Piong. Makanan ini adalah makanan yang diolah dengan memakai bambu yang isinya biasanya ada sayur mayanan atau sayur bulunangko dan bisa memakai Burak atau pohon pisang muda. Pa’piong di bagi dalam beberapa macam disesuaikan dengan bahan pembuatannya.

Pa’piong Bale yang Unik

makanan khas toraja pa'piong bale
cumilebay.com

Pa’piong bale merupakan iakan yang dimasak di dalam bambung dengan campuran bumbu-bumbu khusus. Ikan yang biasanya dimasak menjadi Pa’piong Bale adalah ikan mas yang dicampung bersama daun bulunangko atau mayana.

Pa’Piong Bai (Babi)

pa'piong babi
www.bongatoraja.com

Pa’Piong Bai adalah masakan yang dibuat dari daging babi dengan campuran rempah-rempah bersamaan dengan cabe asli toraja (lombok katokkon) dan sama dengan Pa’Piong bale dimasak memakai bambu sampai matang.

Pa’Piong Manuk (Ayam)

pa'piong manuk ayam

Pa’Piong Manuk adalah masakan yang bahan dasarnya dari daging ayam. Cara pembuatannya sama seperti membuat Pa’Piong babi yakni daging ayamnya dicampur daun mayana dan bumbu kemudian ditambah cabe khas Toraja.

Pantollo Pammarasan

Layaknya makanan khas Pa/Piong, makanan ini digolongkan menjadi berbagai macam berdasarkan bahan baku yang dipakainya. Berikut ini jenis-jenis Pantollo Pammarasan.

Pantollo Lendong (Belut)

pantollo lendong
portalsolata.com

Pantollo Lendong adalah makanan khas Toraja yang terbuat dari belut yang dimasak dengan pamarasan atau rawon yang dicampur bersamaa dengan aneka rempah-rempah asli Toraja.

Pantollo Duku (Daging Babi)

Makanan Khas Toraja Pantollo Duku Daging Babi
www.portalsolata.com

pantollo Duku sama seperti Pantollo Lendong yang memakai daging babi untuk bahan utama pembuatannya yang dicampur dengan rawon atau pamarasan yang ditambah dengan bumbu-bunbu asli dari Toraja termasuk cabe asli Toraja yang terkenal dengan kepedasannya.

Pantollo Bale (Ikan)

Pantollo Bale
pinterest.com

Seperti Pantollo Lendong dan Duku, perbedaan dari Pantollo Bale ialah dari bahan utamanya yaitu memakai ikan. Biasanya makanan ini hanya memakai ikan mas untuk bahan utamanya meskipun menggunakan ikan lain juga bisa seperti ikan lele.

Pa’tong atau RW

Pa'tong atau RW
www.portalsolata.com

Pa’tong atau bisanya disebut RW atau Tarki sebenarnya makanan yang ada di beberapa daerah yang ada di Indonesia dengan namanya yang berbeda-beda . Makanan ini bahannya dari daging anjing yang dimasak dengan bumbu dan rempah-rempah.

Perbedaan dari Pa’tong ialah cara memasak dan bumbu yang dipakainya. Pa’tong rasanya sangat pedas sebab memakai cabe rawit dan lengkuas yang menjadi bumbu utamanya. Untuk menemukan makanan ini cukup susah sebab tidak banyak tempat makan yang menyediakan masakan ini dan harganya pun cukup mahal untuk daerah di luar Toraja. Meski makanan ini sangat spesial untuk orang Toraja, tapi nyatanya tak semua orang Toraja menyukainya sebab berbagai alasan.

Tu’tuk Utan

tutuk utan
senangsenangyuks.wordpress.com

Tu’tuk dalam bahasa Indonesia artinya tumbuk sedangakan utan ialah sayur. Sayur yang dipakai di masakan ini adalah daun singkong. Masakan ini merupakan makasakan khusus sebab bahannya dari daging babi. Tu’tuk Utan Toraja juga dimasak kering tidak dengan daerah lain yang kebanyakan ada kuahnya.

Untuk membuatnya pun lumayan mudah yaitu daun singkong ditumbuk akan tetapi jangan sampai halus lalu dimasak dengan daging yang dipotong-potong. Kemudian ditambahan parutan kelapa dan lada katokkom yuang dipotong-potong jangan diulek. Katanya sih rasanya enak, soalanya makanan ini merupakan makanan favorit orang-orang Toraja.

Pokon Lontongnya Toraja

pokon toraja

Pokon merupakan salah satu makanan khas Toraja yang tradisional dimanan biasanya disajikan di acara ibadah atau syukuran. Pokon mempunyai bentuk seperti lontong, yang membedakannya pada bahan, ukuran, dan bungkus. Makanan khas Toraja ini bahan bakunya dari beras ketan umumnya ketan hitam dicampur dengan kelapa parut kemudian dibungkus memakai daun bambu. Pokon umumnya dimakan ditemani dengan teh atau kopi.

Makanan Khas Toraja Kapurung

kapurung toraja
fotolepas.com

Makanan khas kapurung ini bahan bakunya dari sagu, ikan, dan sayuran, selain rasanya yang enak, makanan ini juga kaya akan gizi. Sepintas makanan ini seperti sayur biasa, sebab bahan bakunya yang terdiri dari kacang panjang, bayam, kangkung, janutng pisang, daun labu merah muda, dan jagung muda. Ikan yang digunakan biasanya ikan bandeng atau ikan teri.

Dangkot Daging Kotte (Bebek)

dangkot bebek toraja
cookpad.com

Dangkot atau daging bebek merupakan masakan khas Toraja. Daging dangkot atau bebek sangat bagus untuk kesehatan. Salah satu manfaat daging bebek untuk kesehatan adalah untuk mencegah anemia, antioksidan, menjaga kerja otot, menghilangkan gas dalam perut, dan memperkuat kekebalan tubuh. Rasa dari dangkot gurih, pedas dan enak.