Advertisements

Nikah Muda Sebuah Frase Indah Dalam Pandangan

Nikah Muda oh Nikah Muda

Bismillaah

Nikah muda, sebuah frase indah dalam pandangan pemuda dan pemudi yang sedang mendambakan kehangatan cinta suci yang tak tersentuh syahwat hawa nafsu terlarang. Sebagian dari mereka mungkin saja hafal akan dalil anjuran untuk menikah walaupun tidak sedikit juga yang hanya bermodalkan semangat dan rasional yang diperbantukan dengan silat lidah.
Tak dapat dipungkiri memang banyak dalil syar’iy yang menganjurkan untuk menyegerakan pernikahan, seperti Firman Allah berikut ini:
Surat An Nuur Ayat 32

Dan juga sabda Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam:

nikah muda picture

Namun di lain sisi nikah muda masih memiliki stigma negatif bagi sebagian orang khususnya bagi kalangan awam dari masyarakat yang memiliki kecenderungan berpikir logis realistis tapi pesimis karena ketakutan mereka terhadap kebutuhan material dan kesiapan psikologis sehingga timbullah beberapa kendala bagi para pemuda dan pemudi untuk menggapai nikah muda yang mudah dan berkah. Apa saja kendala yang akan dihadapi lalu bagaimana solusinya?

Kendala Nikah Muda dan Solusinya

Sudah menjadi kaidah saat sebuah ibadah menuntut pengorbanan yang besar dan memiliki banyak faidah atau manfaat maka akan semakin besar juga pahala yang Allah janjikan, seperti yang dikatakan oleh Al-Imam As-Suyuthi:

amalan
Tak terkecuali dengan menikah, sebuah ibadah sarat akan manfaat namun memiliki kendala yang membuat banyak orang “jiper” untuk melaksanakannya terlebih pada usia muda. Beruntunglah bagi kalian yang sudah “menaklukan” rasa takut dan memilih untuk mengatasi kendala tersebut sedini mungkin.

Lalu sebenarnya apa saja kendala nikah muda? dan apa solusinya?

Keluarga

Inilah saatnya menjadi da’i dalam ruang lingkup keluarga. Sebelum kita berkoar-koar tentang tegaknya khilafah, meruntuhkan sistem tirani, menggaungkan jihad fi sabilillah, maka buktikan dulu dari hal kecil. Sabarkah kita meluruskan kekeliruan keluarga kita khususnya seputar nikah muda.?!

At Tahrim Ayat 6 Picture

Kesiapan Finansial

Kajian tentang hal ini sangat banyak, endingnya adalah berusaha dan mengimani. Tadabburilah ayat berikut:

An Nur Ayat 32

Kesiapan Mental

Ini adalah kesalahan fatal dari sistem pendidikan yang salah, seharusnya sebagai pencetak pemuda tangguh bermental besar namun kenyataannya di lapangan banyak sekali pemuda dengan mental cengeng dan childish. Mulailah mentadabburi Al-Qur’an dan As-Sunnah, kemudian membaca sejarah orang-orang besar seperti Nabi dan Rasul, sahabat, tabi’in, dan ulama. Ambillah pelajaran dari kehidupan mereka.

Karir

Karir cemerlang dengan risiko besar tercorengnya integritas karena kesalahan fatal tidak bisa menjaga diri dari perzinaan dan maksiat lainnya. Justru dengan menikah karir akan lebih terjaga. Maka menikahlah karena akan lebih mudah menjaga izzah dan iffah seperti sabda Nabi berikut:

bukhari muslim

Pendidikan

Menikah atau Thalabul Ilmi

Seringkali kita dipusingkan oleh dua hal penting dalam hidup kita, seolah kita “dipaksa” untuk memilih salah satu. Dalam pembahasan ini adalah sebagai contoh kecil di mana kita seolah dihadapkan oleh dua pilihan berat, menuntut ilmu atau menikah.

Tidak ada menyangkal dari keagungan ilmu di dalam Islam, menuntut dan mempelajarinya adlah kewajiban setiap muslim seperti sabda Nabi Muhammad berikut:

menuntut ilmu

Karena itulah sebagian pemuda merasa lebih utama menunda nikah karena urusan karir pendidikan. Namun bagi seorang ‘alim seperti Syeikh Utsaimin ketika ditanya perihal menunda nikah karena urusan ta’lim padahal orang tersebut mampu untuk menikah, inilah jawaban bijak dari beliau:
Ya, dia ini bermasalah. Yaitu ia tidak mengikuti bimbingan Nabi Muhammad dalam sabda beliau:

menjaga pandangan

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam memerintahkan para pemuda untuk menikah dan menjelaskan apa manfaat menikah. Adapun perkataan bahwa menikah itu mengganggu seseorang dalam belajar agama dan mengganggu dalam membangun masa depannya, ini perkataan yang batil. [kutipan selesai]

Fatwa ini jelas memberikan pencerahan sekaligus motivasi agar bisa menggabungkan antara dua kebaikan. Menuntut ilmu pasca menikah bukanlah hal yang mustahil. Ketakutan dan kekhawatiranlah yang membuat pikiran kita semakin menyempit dan menyudutkan kita untuk memilih salah satu dan membuang pilihan lainnya.
Silakan renungi hadits berikut ini:

tiga golongan

Apakah kita masih ragu ditolong Allah?
Wallaahul Musta’aan.

 

Abu Zaid, Lc

 

Advertisements
  • Dalam pernikahan penting pemahaman kewajiban masing2 dan saling support.

    • luthfan

      Bener banget mba 🙂

  • Yang jelas, Nikah muda membuka jalannya Rejeki lebih luas,, *uhuuk 😀

    • luthfan

      beneran itu sudah banyak yang membuktikan 😀

  • zakky

    klau saya menikah itu secepatnya, jika dirasa mampu ya bismillah. rezeki datang dari ALLAH SWT.