Akhirnya Memilih Pesantren Sintesa

Akhirnya Memilih Pesantren Sintesa

pesantren sintesa
Sumber: arraziibrahim.com

Assalamualaikum. Semoga kita dalam keadaan sehat selalu ya. Kali ini saya akan cerita tentang perjalanan saya saat memilih untuk menimba ilmu ke Pesantren Sintesa. Mungkin sebagian anda merasa aneh dengan namanya.

Pesantren kan biasanya namanya itu nama para sahabat Nabi atau nama-nama umum yang bernuansa bahasa Arab. Untuk anda yang belum mengetahui dan penasaran apa itu Sintesa, anda bisa baca-baca profil Pesantren Sintesa di sini.

Awal Mula Mengetahui Pesantren Sintesa

awal mula mengenal sintesa
Sumber: pixabay.com

Pada awal mulanya saya juga tidak mengenal apa itu Pesantren Sintesa. Bermula dari share salah satu teman saya di Facebook yaitu Pak Rully Indrawan namanya. Beliau adalah founder dari Pondok Programmer yang sudah memilik beberapa cabang di Pulau Jawa. Untuk anda yang ingin tahu Pondok Programmer bisa langsung saja klik di sini.

Pak Rully ini membagikan pengumuman pendaftaran Pesantren Sintesa. Saya coba lihat pengumuman itu dan membuka link pendaftarannya. Saya sedikit terkejut, karena Pesantren ini selain fokus untuk menghafal Al- Qur’an, Pesantren Sintesa juga memberikan pembelajaran tentang bisnis Online.

Kebetulan saat itu saya sudah menyelesaikan kuliah saya dan saya sedang belajar tentang bisnis Online dan juga ingin belajar mengaji. Jadi, cocok banget program ini untuk saya.

Memutuskan Untuk Ikut Seleksi

memutuskan mengikuti seleksi
Sumber: pixabay.com

Sebelum memutuskan untuk mengikuti seleksi. Saya mencari tahu lebih tentang Pesantren Sintesa. Mulai cari-cari videonya di Youtube dan browsing-browsing.

Setelah semua info-info yang saya dapatkan dan yang share pengalaman juga orang yang saya kenal saya pun langsung mendiskusikan dulu kepada orang tua. Alhamdulillah orang tua mengizinkan untuk ikut seleksi.

Saat-saat Penentuan

saat penentuan
Sumber: quotegram.com

Setelah mendaftar, saya jujur terus berdo’a agar saya bisa lolos. Jika memang Pesantren Sintesa memang baik untuk saya pasti saya lulus. Itu yang ada di benak hati saya ketika memutuskan untuk ikut seleksi penerimaan santri baru Sintesa. Batas pendaftarannya lumayan lama kalau tidak salah sekitar 3 mingguan.

Setelah pendaftaran ditutup proses penyeleksian pun dimulai. Prosesnya sekitar 5-6 hari. Saya pun kembali ke Joga, karena waktu ikut pendaftaran secara Online saya berada di rumah di Ciamis. Saya kembali ke Jogja menggunakan kereta api.

Untuk sampai ke jogja tidak membutuhkan waktu lama hanya sekitar 4,5 jam dari Stasiun Banjar menuju Stasiun Lempuyangan. Alhamdulillah kalau tidak salah waktu itu awal Agustus pengumuman seleksi diumumkan di website Sintesa, saya dinyatakan lolos dan harus ke Magetan untuk menjalani tahap ke dua di sana.

Persiapan Menuju Sintesa

persiapan ke sintesa
Sumber: makespain.com

Pesantren Sintesa memberikan persyaratan-persyaratan perlengkapan yang harus dibawa. Saya pun mempersiapkannya. Salah satu syaratnya yaitu harus ada surat izin orang tua dan harus asli. Saya tanyakan ke kontak yang diberikan dari Sintesa suratnya harus asli dan tidak boleh difoto.

Saya pun cukup kebingungan waktu itu karena waktunya sedikit mepet. Akhirnya, saya putuskan untuk pulang menggunakan sepeda motor ke rumah. Waktu itu saya berangkat setelah menunaikan shalat jum’at. Untuk mencapai rumah dengan menggunakan sepeda motor memerlukan waktu kurang lebih 6 jam.

Saya sampai di rumah ketika itu setelah isya. Hari sabtunya membuat surat, keesokan harinya yaitu hari Minggu saya kembali ke Jogja menggunakan sepeda motor. Sebelumnya saya service dahulu motornya supaya enak dikendarai di perjalanan yang lumayan panjang. Setelah samapi di Jogja saya memeriksa kembali perbekalan untuk ke Sintesa dan membereskan barang-barang kos yang akan dibawa pulang ke rumah.

Perjalanan Ke Pesantren Sintesa

perjalanan ke magetan
Sumber: pixabay.com

Karena saya belum pernah sama sekali ke daerah Jawa Timur apalagi Magetan. Saya membuka Google Maps untuk mengetahui jalur jalan menuju Pesantren Sintesa. Ada dua jalur pilihan mau jalur memutar ke arah Ngawi terus Madiun atau memakai jalur gunung Lawu.

Saya memilih menggunakan jalur Lawu, karena perjalanan dengan menggunakan jalur itu lumayan lebih cepat. Di jalan menuju arah ke Magetan sempat berhenti beberapa kali untuk melihat petunjuk arah dari Google Maps. Jalan menuju ke Magetan melalui jalur Lawu bisa dibilang bagus, jarang ada jalan yang berlubang.

Ketika memasuki daerah gunung Lawu jalan mulai menanjak sedikit demi sedikit. Suhu pun mulai menjadi dingin meskipun waktu itu masih siang. Tapi, ini merupakan sebuah kenikmatan yang diberikan oleh Allah sehingga saya tidak kepanasan.

Pemandangan di jalur Lawu sangat indah, karena saya bisa melihat pegunungan sekitar Gunung Lawu. Saya pun sempat melihat gunung Lawu dengan jelas. Karena, biasanya gunung tersebut terhalangi oleh kabut atau awan sehingga kita tidak bisa menikmati keindahan gunung Lawu.

Tiba Di Pesantren Sintesa

tiba di pesantren sintesa
Sumber: sintesa.net

Akhirnya tiba juga di lokasi Pesantren seusai dengan navigasi Google Maps. Tapi, sebelumnya saya bingung tempatnya di sebelah mana. Saya pun menelpon teman saya yang kebetulan juga diterima di Pesantren Sintesa. Saya pun dipersilahkan masuk untuk menyimpan barang-barang bawaan saya.

Selama 2 Minggu saya menjalani tes tahapan 2 atau masa adaptasi di Pesantren. Tidak sedikit para calon santri yang sudah lulus akan tetapi mereka tidak datang dikarenakan berbagai hal.

Saya bersyukur bisa bergabung di Pesantren Sintesa. Semoga dalam 1 tahun kedepan saya bisa menjadi orang yang banyak berubah menuju kebaikan dan bisa bermanfaat untuk masyarakat khususnya di daerah saya. Aamiin.

Belajar Dengan Pak Laksita Utama Suhud “10 Greatest Advertising Secrets”

Belajar Dengan Pak Laksita Utama Suhud “10 Greatest Advertising Secrets”

Pertama Kali Beli Buku Seharga 1,4 Juta

buku laksita utama suhud 10 greatest advertising secrets
Sumber: tokobukusahabatsukses

Harga buku-buku rata-rata di pasaran paling tidak jauh dari harga kisaran 60-120 rb. Tapi percaya tidak percaya ada juga buku yang dijual dengan harga cukup fantastis untuk sebagian orang. Tidak hanya harganya yang mahal, uniknya buku ini banyak dicari dan dibeli orang.

Kenapa dengan harga 1,4 juta orang-orang banyak yang mengantri untuk membelinya? Nanti saya akan ceritakan siapa dibalik dari penulis buku ini. Buku ini berjudul 10 Greatest Advertising Secrets. Buku ini cocok untuk anda yang akan terjun ke dalam dunia bisnis atau untuk anda yang ingin meningkatkan penjualan produk anda berkali-kali lipat.

Awalnya saya ragu untuk membeli buku 10 Greatest Advertising Secrets. Tapi, setelah saya menelusuri nilai-nilai lebih jika saya membeli buku ini saya pun akhirnya membelinya. Banyak sekali strategi-strategi yang di bahas dalam buku ini. Bahasanya juga gampang dipahami. Bagi anda yang ingin memesan buku ini bisa pesan kepada saya dapat potongan sebesar 400 ribu chat saja di Facebook saya di sini.

Free Gratis Seminar

Bonus yang paling saya suka untuk membeli buku 10 Greatest Advertising Secrets, saya bisa bertemu langsung dengan penulisnya. Karena, kebetulan penulis akan mengadakan seminar di Jogja. Bagi para pembeli buku 10 Greatest Advertising Secrets dapat menghadiri acara seminarnya secara cuma-cuma.

Lokasi seminar lumayan dekat dengan tempat tinggal saya. Tempatnya di Universitas Negeri Yogyakarta tapi saya lupa nama gedungnya apa. Kira-kira membutuhkan waktu 15 menit untuk sampai ke lokasi seminar. Peserta yang datang kurang lebih sekitar 40an orang. Untuk materi seminarnya nanti insya Allah saya akan buat artikel tersendiri soalnya lumayan panjang pembahasannya.

Laksita Utama Suhud

laksita utama suhud
Sumber: laksitautama.com

Mari kita lebih mengenal seseorang penulis 10 Greatest Advertising Secrets. Ya, beliau bernama Pak Laksita Utama Suhud. Banyak jabatan yang pernah beliau pegang di antaranya sebagai CEO Balai Kartini dan juga pernah membantu Taman Safari Indonesia 2 Prigen di Pasuruan dan langsung memecahkan rekor penjualan sepanjang sejarah sejak tempat itu didirikan. Jadi, tidak diragukan lagi keilmuan beliau di bidang marketing karena memang sudah teruji.

Fase-fase Dalam Bisnis

fase-fase dalam bisnis
Sumber: pixabay.com

Dalam acara seminar dengan tema Greatest Marketing Roadmap ada fase-fase yang pasti dilalui oleh seorang pengusaha. Ada 3 di antaranya :

Fase Survive

fase survive

Dalam fase ini biasanya uang itu susah didapat. Penderitaan seperti datang tiada akhir. Uniknya ketika fase ini teman-teman pergi menjauh. Biasanya fase ini dialami oleh perusahaan baru dan bermasalah. Tujuan dari fase ini adalah membangun reputasi. Jadi, perbaiki kesalahan-kesalahan yang ada di perusahaan kita.

Fase Grow

fase grow

Pada fase ini para pelanggan mulai berdatangan, dan datang sendiri. Bedanya pelanggan dan pembeli baru adalah pelanggan sudah pernah merasakan produk yang kita pasarkan, sedangkan pembeli baru sama sekali belum bertransaksi atau membeli produk kita.

Fase Leading

fase lead

Fase inilah yang sangat penting kita harus mengoptimalkan potensi yang ada supaya bisa dapat uang. Pada fase ini biasanya teman-teman yang tadinya menjauh mulai mencoba untuk mendekat kembali. Para kompetitor pun malah mengajak kerja sama dengan perusahaan kita.

Marketing Langit

marketing langit
Sumber: tranierlaris.com

Yang paling seru setelah acara seminar selesai. Pak Laksita memberikan materi tambahan yang sangat-sangat menggugah jiwa. Materi itu tentang marketing langit.

“Sehebat apapun strategi kita. Sehebat apapun tim kita dalam menjalankannya. Seluar biasa apapun kekuatan keuangan menjalaninya. Jika Allah Subhanahuwata’ala tidak berkehendak kita mau apa.”

Maka dari itulah marketing langit itu perlu. Marketing langit adalah sebuah teknik untuk mendatangkan rezeki melalui pertolongan Allah dengan para pasukan malaikat yang sebenarnya kita telah diajarkan dan kita lakukan sejak masa baligh. Itu adalah shalat.

Secara sekilas mungkin hanyalah ritual wajib bagi kaum Muslimin. Tapi pak Laks menganggap itu bukan sebuah kewajiban. Lebih dari itu. Merupakan sebuah undangan kehormatan bagi kita bertemu secara langsung dengan Allah Subhanahuwata’ala tanpa perantara dan disaksikan oleh para malaikatnya.

Kenapa disebut undangan kehormatan? Analoginya seperti ini. Bagaimana perasaan kita jika diundang oleh seorang presiden atau oleh bos kita. Untuk bisa bertemu mereka mungkin untuk orang yang biasa saja akan mustahil untuk bisa bertemu langsung. Tentu saja apabila kita bisa bertemu dengan mereka kita pasti tidak akan menyia-siakan hal tersebut.

Pasti datangnya lebih awal. Dengan menggunakan pakaian yang paling bagus dan saat bertemu kita akan mencari perhatian mereka dengan sikap dan berkata sebaik mungkin. Shalat lebih daripada itu. Kita mendapatkan undangan dari sang penguasa jagat raya ini. Sampai-sampai kita diberikan waktu khusus untuk menemuiNya tanpa perantara siapapun. Jadi, seharusnya kita harus lebih tepat waktu lagi ketika ada panggilan untuk menunaikan shalat.

Makan Bakso Tengkleng Bersama Pak Laksita

bakso tengkleng

Setelah acara selesai, saya diajak oleh para pengusaha dari Klaten ke Bakso Tengkleng. Kebetulan pemiliknya yaitu Pak Bambang ikut juga. Sampai di sana kami berdiskusi singkat dan makan bakso bersama.

Sekian cerita saya ketika mengikuti seminarnya Pak Laksita. Mohon maaf jika ada salah ketik dan kata-kata. Karena kebenaran datangnya hanya dari Allah semata. Terimakasih. Wassalam.

Panitia Workshop Bisa Bikin Brand Jogja

Panitia Workshop Bisa Bikin Brand Jogja

Artikel kali ini berjudul panitia workshop bisa bikin brand Jogja. Saya akan menceritakan pengalaman saya ketika menjadi panitia acara tersebut.

Diajak Menjadi Panitia Workshop

bisa bikin brand jogja

Awalnya sebelum menjadi panitia workshop bisa bikin brand. Dulu saya sempat mengikuti mentoring bisnis bersama mas Hendri Co founder dari usaha rumah makan sate & soto dengan brand Mr. Teto. Mas Hendri sendiri merupakan ketua dari Onein20 Movement (OIM) Jogja. Jadi, beliau sering mengadakan acara-acara yang berkaitan tentang bisnis. Suatu hari, saya lupa tanggal berapa, saya diajak untuk menjadi panitia workshop bisa bikin brand.

Bisa Bikin Brand

bisa bikin brand
Sumber: subiakto.net

Untuk anda yang belum tahu workshop BBB. Workshop BBB (Bisa Bikin Brand) adalah workshop yang di isi oleh sang praktisi brand nasional yaitu Pak Subiakto Priosoedarsono atau orang yang kenal beliau sering memanggil beliau Pak Bi. Pak Bi ini sudah menggeluti dunia branding kurang lebih sekitar 47 tahun.

Banyak brand-brand nasional yang sudah beliau besarkan diantaranya Indomie, Kopiko, Ekstra Joss, dan masih banyak yang lainnya. Workshop ini lahir sebenarnya dari keinginan sang praktisi brand yaitu Pak Bi untuk melahirkan orang yang melek akan pentingnya suatu branding di Indonesia.

Di Indonesia sendiri pengetahuan akan branding ini sangat kurang sekali. Di workshop ini pak Bi memandu para pesertanya 15 langkah menuu brand. 15 langkah ini merupakan penyederhanaan dari beberapa dari beberapa strategi. Di antaranya yaitu marketing, brand essence, hyper competition dan disruptions.

Persiapan Sebelum Workshop

persiapan sebelum workshop
Sumber: makespain.com

Jumlah panitia waktu itu sekitar 10 orang. Saya sebelum workshop bertugas untuk memeriksa dan konfirmasi tempat. Tempatnya sendiri berlokasi di gedung Telkom Jogja.

Setelah tempat dan perlengkapan diperiksa saya pun melapor ke mas Hendri bahwa ruangan fix sudah bisa digunakan. Sedangkan panitia yang lainnya ada yang mengurus banner acara, snack dan makanan.

Hari H Workshop

all about brand
Sumber: subiakto.net

Saat hari H acara, saya berangkat pagi menuju lokasi workshop untuk mempersiapkan tempat dan memeriksa sound system. Sekitar pukul 8 pagi para peserta sudah mulai berdatangan. Kebanyakan peserta berasal dari luar Jogja yang sengaja menyempatkan waktunya untuk belajar secara langsung pada pak Bi.

Setelah para peserta hadir semua, acara workshop pun dimulai. Pak Bi memberikan materi tentang brandnya kurang lebih selama 6 jam. Para peserta pun diajak untuk berperan aktif dengan mempresentasikan hasil materi yang disampaikan pak Bi.

Sekilas Tentang Brand

branding canvas
Sumber: kelaspengusaha.com

Brand itu bukan logo.

“Buatkan branding dong”. yang dimaksud padahal ingin buat logo.

Penggunaan kata “branding” kalimat diatas kurang tepat. Dikarenakan brand itu bukanlah logo.

Terus brand makhluk apa?

Kalau kata Pak Subiakto, brand merupakan merk yang sudah memiliki ikatan emosi dengan para konsumennya. Kalau sebuah merk telah memiliki pelanggan maka dia jadi brand. Ilmu selling atau penjualan itu menghasilkan pembeli. Sedangkan ilmu branding itu menghasilkan pelanggan.

Contohnya saya buat sebuah produk. Produk saya memberi manfaat yang bisa dirasakan secara fisik. Setelah itu saya beri merk sebagai nama produknya. Saya buat logo sebagai tanda atas manfaat produknya. Jadi, kalau konsumen melihat merk dan logo itu dia bisa yakin bakal dapat manfaat fisiknya.

Contohnya :

Saya buat produk donat. Manfaatnya enak dan nikmat. Saya kasih merek J.CO . Saya buatin logonya. Jadi kalau calon pembeli melihat merk dan logo J.CO maka calon pembeli kita akan yakin bahwa mereka akan mendapatkan donat yang enak. Ketika gigitan pertamanya enak maka merek J.CO berproses menjadi sebuah brand.

Makan Malam Bersama Di Sate Klathak Pak Bari

sate klatak
Sumber: diahdidi.com

Setelah acara selesai dan ruangan workshop di bereskan, saya dan panitia lainnya diajak oleh mas Hendri dan Pak Bi makan malam bersama di Sate Klathak Pak Bari. Lokasinya berada di jl. Kedaton, Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasinya berada di komplek pasar dan sedikit masuk ke dalam.

Uniknya Sate Klatak Pak Bari ini selalu ramai dikunjungi oleh para penikmat daging kambing. Sebagai informasi tambahan saja, sate klatak adalah sate kambing muda yang ukurannya 3x lebih besar dari sate biasa. Satenya hanya dibumbui dengan garam dan merica.

Uniknya dagingnya ditusuk menggunakan jeruji jari-jari sepeda. Nama klatak sndiri diambil dari suara “klatak-klatak” dari daging yang terbakar. Setelah makan malam kami pun pamit untuk pulang duluan.

Itulah pengalaman saya ketika menjadi panitia di acara Bisa Bikin Brand. Terimakasih sudah membaca. Semoga bermanfaat.

6 Hari di Pesantren Madinatul Quran Jonggol

6 Hari di Pesantren Madinatul Quran Jonggol

Selang beberapa bulan dari acara 6 hari jadi pengusaha di Pesantren Wirausaha Abdurahman bin Auf. Salah seorang pesertanya mengadakan acara serupa selama 6 hari juga di Jonggol, Bogor, Jawa Barat. Nama acaranya juga sama yaitu 6 hari jadi pengusaha. Acara ini berlangsung dari tanggal 21-26 Desember 2015.

Berangkat bersama pembisnis property syariah

6 Hari di Pesantren Madinatul Qur'an Jonggol
Sumber: Pixabay.com

Awal dapat info ada acara ini saya langsung daftar. Karena waktu itu sedang semangat-semangatnya belajar tentang kewirausahaan. Sampai awal mau berangkat bingung juga berangkat dengan siapa. Di Bogor ada saudara juga jauh dari Jonggol. Tapi, setelah panitia membuat grup whatsapp ada peserta yang dari Jogja yang menawarkan tumpangan untuk pergi bersama menuju Jonggol.

Namanya adalah Pak Nanang beliau memiliki bisnis di bidang property syariah. Orangnya sangat ramah dan baik. Kami berangkat dari Jogja berlima bersama saya, Pak Nanang, adik pak Nanang, peserta dari Solo, dan satu peserta dari Jogja.

Perjalanan Menuju Jonggol

jonggol
Sumber: hipwee.com

Kami memulai perjalanan dari Jogja pada waktu sore hari melewati jalur Magelang. Di Magelang berhenti sejenak untuk shalat lalu elanjutkan perjalanan. Jalur yang kami tempuh melalui jalur utara. Masuk ke jalan tol Cipali, Tol yang baru di resmikan. Sebelmnya kami mengalami keacetan sebelum memasuki tol Cipali di daerah Brebes.

Kami terjebak kurang lebih sekitar 1-2 jam di sana. Kami sampai masuk Bogor menjelang subuh. Sebelum ke Pesantren Madinatul Qur’an kami mengunjungi ke pembuat acaranya dahulu di dekat radio Radja Bogor untuk memandu menuju ke pesantren di Jonggol.

Nama pembuat acara itu adalah Pak Dedi Gunawan. Beliau memiliki beberapa bisnis ada yang pelatihan berbasis android, ios dan jaringan. Salah satu perusahaannya yang terkenal yaitu IDN ( ID Networkers) yang berdiri sejak tahun 2008. Dari rumah pak Dedi menuju Jonggol kurang lebih sekitar 1,5 jam.

Pesantren Madinatul Qur’an Jonggol

logo pondok pesantren madinatul quran
Sumber: youtube.com

Bagi yang belum tahu tentang Pesantren Madinatul Qur’an Jonggol. Pondok Pesantren Madinatul Qur’an merupakan suatu lembaga pendidikan Islam yang berusaha untuk menghidupkan nilai-nilai Islam sesuai manhaj salafus shalih. Pondok ini selain dibekali dengan ilmu Islam para santrinya juga dibekali dengan berbagai keterampilan kewirausahaan di bidang agrobisnis.

Setelah lulus dari pesantren para santri diharapkan nantinya menjadi huffadz al qur’an yang terampil berbahasa arab dan menjadi bibit da’i yang alim di masa yang akan datang, dan juga mempunyai keterampilan agar mampu mandiri untuk menopang dakwah yang akan mereka sebarkan.

Para Pemateri 6 Hari Jadi Pengusaha MQ

6 hari di pesantren madinatul quran

Selama 6 hari, kami kedatangan 12 pemateri dari berbagai latar belakang bisnis. Ada Developer Mobile Apps, usaha training jaringn, kontruksi bangunan, ekspor, bisnis online, dan ada juga seniman grafis typhography.
Berikut para pematerinya :

1. Widhi Mutaqqin
Beliau menjabat sebagai CEO Expose Academy, CEO Expose-3D ( PT. Expose Trivisium). Beliau juga memiliki publishing house bernama ZAHRAN, dan sebagai mobile game developer. Beliau menyampaikan materi dengan tema ” Start a buisness in a creative industry “

2. Lhuqita Fazry
Beliau merupakan founder dari Fazrilabs Media Indonesia dan juga memiliki PT. Sahoot Indonesia Pratama. Beliau menyampaikan materi temanya “Android Mobile Monetization with Mobile Ads”

3. Dedi Gunawan
Selain beliau yang mengadakan acara 6 hari jadi pengusaha di Jonggol. Beliau juga mengisi materi juga dengan tema “Cara Mudah Memulai Membangun Usaha IT”

4. Ardy Seto Priambodo
Mas Ardy ini adalah seorang drone dan quadcopter specialist. Beliau menyampaikan materi dengan tema “Memulai Usaha dari Hobi”. Jadi, beliau ini hobinya utak atik drone beliau juga dapat pundi-pundi rupiah dari hobunya itu.

5. Brian Arfi Faridhi
Mas Brian adalah founder & CEO PT. Shoop International E-Commerce, Co-founder & CEO PT. Dhezign Online Solution, Co-Founder & Advisor di pernikmuslim.com, Co-Founder tutor.co.id. Selain seabreg jabatan yang beliau emban. Beliau juga merupakan Juara Wirausaha Muda Mandiri dan Juara Bubu Award, Mobile App Utility.

6. Indra Pratowo
Beliau memiliki usaha yang bernama Zamil Engineering and Contruction, Oil Gas and Contruction Service Learning Center dan juga penulis buku belajar SAP2000

7. Wahyu Putra

Beliau adalah CTO/Founder dari Startup Digital Indonesia, CEO Shoelestari “Custom Handmade Shoes”. Memberikan materi dengan tema ” Mengatur Bisnis Secara Mudah dengan Businees Model Canvas”

8. Hamdani Abu Fudhail

Merupakan ketua dari komunitas IT Support Dakwah, CEO PT Startup Digital dan CEO RedCamel Project. Memberikan materi dengan tema “How to Develop Startup & Communities”.

9. Reza Iqbal

Merupakan Co Founder PT Salnatera Teknolog, Co Founder Jagad Kabin, Software Developer dan pengembang Ensiklopedia Hadits Kitab 9 Imam Android & IOS

10. Nursyamsu Mahyuddin

Bapak yang satu ini adalah ketua KPMI (Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia). Presiden Direktur PT Nudira, dan Owner dari Nusagri Group. Beliau menyampaikan materi dengan tema ” Cara Mudah dan Aman Memulai Bisnis Ekspor”

11. Andita Sely Bestoro

Mas Andita merupakan SEO & Digital Marketing Expert Distilled, CEO Digital Media Plus, Marketing Planning dan Analysis Officer, Amazon Publisher, dan Google Adsense Publisher. Menyampaikan materi dengan tema “Cara Mudah Bisnis Online”

12. Alib Isa

Mas Alib Isa adalah seorang seniman grafis typhography, owner kacamata studio, dan founder sekaligus presiden dari Nasjem.

Para peserta yang hadir kurang lebih sekitar 40an orang. Para peserta berasal dari berbagai daerah yang paling jauh ada dari Padang. Latar belakang para peserta juga bermacam-macam. Bahkan, ada yang omzetnya sebulan sekitar 1 miliar. Jadi, yang mengikuti acara ini tidak hanya orang yang ingin tahu atau baru akan memulai bisnis tapi juga para senior yang sudah terjun menjalankan bisnis juga ada. Seperti ketika acara di Klaten.

Selain materi tentang bisnis sehabis sholat ashar kami juga mendengarkan kajian dari Syaikh Kamal Muhammad Yahya Annajjar (Native). Ada satu lagi asatidz yang akan menyampaikan materi kajian akan tetapi beliau berhalangan hadir. Beliau adalah Ust. Fauzan Shalih, S.T, Lc, Ma yang merupakan pengasuh dari ponpes MQ.

Sekian cerita pengalaman saya ketika di Jonggol. Terimakasih.

6 Hari di Pesantren Wirausaha Abdurahman bin Auf Klaten

6 Hari di Pesantren Wirausaha Abdurahman bin Auf Klaten

6 Hari di Pesantren Wirausaha Abdurahman bin Auf Klaten

Assalamualaikum. Kali ini saya akan berbagi cerita yang sangat-sangat berkesan. Yaitu ketika saya mengikuti acara 6 hari di Pesantren Wirausaha Abdurahman bin Auf Klaten. Oh ya, Sebelumnya yang belum mengenal saya bisa baca artikel saya di sini.

Cerita yang akan saya sampaikan ini terjadi ketika saya masih kuliah kira-kira waktu semester 4 pada bulan Agustus 2015. Waktu itu saya tahu info dari instagram pak Jamil Azzaini beliau mengupload gambar sebuah program yang sangat menarik yang berjudul 6 Hari Jadi Pengusaha. Saya pun tertarik untuk mengikuti acara tersebut. Bagi yang belum mengenal beliau bisa baca disini.

Langsung melakukan pendaftaran saat itu juga. Pesertanya terbatas kurang lebih waktu itu hanya untuk 30an peserta. Sebelum acara saya coba untuk survei lokasi. Berangkat dari Jogja menggunakan sepeda motor menuju Klaten yang belum pernah saya kunjungi.

Dibantu Google Map (Aplikasi Navigasi) keesokan harinya berangkat menuju Klaten kurang lebih untuk sampai Kab. Klatennya sekitar 45 menit. Sesampai sudah masuk Klaten, saya terus menelusuri petunjuk yang di berikan oleh Google Map.

Sudah berada di titik tujuan sesuai dengan yang ada di Google Map tapi keberadaan lokasi pesantren malah tidak terlihat sama sekali yang ada hanya perumahan-perumahan desa. Qadarallah ketika saat mencari rantai motor saya ada masalah sampai motor berhenti mendadak.

Untung saja kecepatan motor tidak tinggi. Saya kira rantainya putus tapi setelah di cek rantainya hanya lepas. Setelah memasang kembali rantai perjalanan mencari pesantren dilanjutkan. Sempat tanya sana sini akhirnya Alhamdulillah saya bisa sampai tujuan. Setelah tahu lokasi dan medan saya kembali pulang ke Jogja.

Pertama Kalinya Memasuki Pesantren Wirausaha Abdurahman bin Auf

pesantren AbA
Sumber: abapesantrenwirausaha.wordpress.com

Setelah sebelumnya mempersiapkan perbekalan untuk mengikuti kegiatan selama 6 hari di Pesantren Wirausaha Abdurahman bin Auf atau lebih dikenal dengan nama Perwira Aba. Berangkat menggunakan motor sendiri singkat cerita sampai di tujuan dengan selamat. Sesampai di sana saya diarahkan menuju asrama untuk menyimpan barang-barang.

Bangunan pesantren cukup luas ada masjid, dapur, raung makan, ruang pertemuan dan asrama khusus untuk ikhwan (laki-laki).Suasananya cukup nyaman untuk sekelas pesantren yang tidak memungut biaya alias gratis. Para peserta dari berbagai kota ada yang sudah berada di lokasi dan ada juga yang belum datang.

Saya dengan peserta lainnya saling berkenalan. Ternyata yang mengikuti acara ini tidak hanya anak muda saja. Ada yang sudah menikah, karyawan, profesional, bahkan yang masih SMA juga ada.

Mengenal Lebih Pesantren AbA

Mengenal Lebih Pesantren Aba
Sumber: cdc.mipa.uns.ac.id

Bagi anda yang belum tahu Pesantren Wirausaha Abdurahman bin Auf adalah ponpes yang dibina oleh trainer sekaligus motivator nasional yaitu Jamil Azzaini. Pesantren ini fokus untung melahirkan para pengusaha-pengusaha baru. Semua santri kebanyakan dari keluarga yang kurang mampu.

Para santri berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Pendidikan yang diberikan adalah pendidikan agama serta pengetahuan-pengetahuan tentang bisnis. Visi pondok pesantren ini memiliki visi untuk mencetak pembisnis hebat layaknya sahabat Nabi yaitu Abdurahman bin Auf. Ponpes Wira Usaha Abdurrahman bin Auf ini terletak di dusun Tlangu, Bulan, Delanggu, Klaten, Jawa Tengah.

Video Profil Pesantren Abdurahman bin Auf Klaten

6 Hari yang Tak Terlupakan

6 hari yang tak terlupakan
Sumber: Pixabay.com

Selama 6 hari dari hari pertama kegiatan yang dilakukan full mulai dari bangun jam 3 pagi lalu shalat tahajud. Setelah itu mandi dan makan, shalat duha, terus dilanjutkan dengan materi sampai jam 5 sore. Malam harinya diisi dengan kajian-kajian islam.

Kegiatannya selama 6 hari itu begitu terus memang terasa lelah tapi mengasyikkan. Ada yang mengisi materi tentang mindset berbisnis. Permainan-permainan yang bertujuan untuk merubah sikap dan pikiran kita dalam berbisnis. Diajari tentang akuntansi sederhana yang aplikatif untuk menunjang bisnis.

Belajar tentang sales. Dan yang paling menarik dari direktur sekaligus pembina pondok yaitu pak Jamil Azzaini tentang materi motivasinya. dan materi-materi bisnis lainnya.

Outbound di Sekolah Alam

Sehari sebelum program acara selama 6 hari selesai. Para peserta diajak outbound ke Sekolah Alam Bengawan Solo (SABS). Uniknya kami menuju sana menggunakan mobil kereta kelinci atau sepur kelinci. Merupakan pengalaman pertama saya menaiki mobil tersebut. Kurang lebih 20 menit untuk mencapai sekolah alam bengawan solo.

mobil odong-odong
Sumber: Otopacu.com

Sesampai di SABS rombongan peserta di ajak ke lapangan untuk pemanasan sebelum memulai outbound. Permainan-permainan yang kita mainkan cukup seru untuk melatih kerja sama dan kepercayaan antar peserta. Setelah outbound kita istirahat dan makan dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh pendiri Sekolah Alam Bengawan Solo yaitu pak suyudi.

Beliau bercerita tentang sejarah awal mulanya didirikan sekolah alam tersebut. Setelah materi selesai kami pun berangkat pulang menuju ke ponpes.

Makan Malam Bersama di Resto Ayam Pakuan Klaten

Ayam Pakuan
Sumber: ayampakuan.com

Setelah seharian kita bermain di Sekolah Alam Bengawan Solo. Malam harinya kami diajak oleh pengurus pondok makan malam di ayam pakuan. Kami menuju sana menggunakan sepeda motor dan juga ada mobil dari pondok. Restoran Ayam Pakuannya baru dibuka dan pengelolaannya diserahkan ke ponpes Aba.

Ketika itu kami kedatangan salah satu pemateri yaitu Coach Anthon pemilik dari bengkel mobil Anugerah Prima Motor Klaten. Beliau bersama keluarganya makan bersama kami. Kami pun makan bersama di sana. Setelah selesai para peserta ada yang langsung pulang. Tapi saya kembali lagi ke pondok.

Itulah pengalaman saya ketika mengikuti acara 6 hari jadi pengusaha di Pondok Pesantren Wirausaha Abdurahman bin Auf. Terimakasih.

Sang Inspirator Itu Bernama Jamil Azzaini “Motivator Sukses Mulia”

Sang Inspirator Itu Bernama Jamil Azzaini “Motivator Sukses Mulia”

Jamil Azzaini

Assalamualaikum. Semoga anda dalam keadaan sehat. Baik itu sehat jasmani dan rohani. Banyak orang yang hanya memikirkan dan melatih jasmaninya agar selalu tetap bugar. Ada yang rutin jogging, main futsal bersama teman-temanya, ada yang basket dan olahraga-olahraga jenis lainnya. Sesuai minatnya masing-masing.

Akan tetapi, mereka kadang bahkan sering lupa untuk melatih rohaninya supaya rohaninya tetap sehat dan juga bugar. Untuk menjaga agar rohani kita tetap sehat dan bugar bisa dengan cara mengikuti kajian-kajian, membaca AL-Qur’an dan lain sebaginya. Itu sedikit pembukaan dari artikel ini. Kali ini saya akan menceritakan seseorang yang sangat menginspirasi saya.

Dilahirkan dari Keluarga yang Miskin

Terlahir dari keluarga miskin yang tinggal di tengah hutan dekat dengan perkebunan karet, suka dibully oleh kawan-kawannya karena kondisinya yang miskin. Acap kali di remehkan oleh teman-teman kelasnya bahkan gurunya akan cita-citanya untuk menjadi insinyur pertanian.

Cita-citanya ingin menjadi insinyur pertanian sebab beliau tinggal dekat dengan kebun karet dan berkeinginan untuk menjadi administratur kebun karena hampir semua administratur perkebunan adalah insinyur pertanian. Menjadi administratur kebun dapat mobil gratis, rumah di kasih dan jajan pun di kasih.

Maka waktu itu beliau ingin sekali menjadi seorang insinyur pertanian. Pernah hampir di keroyok teman sekelasnya karena tidak terima cita-citanya diremehkan hingga kepalanya berdarah terkena lemparan bambu di kepala oleh temannya.

Tetapi, ayahnya terus menyemangati beliau. “Kamu boleh miskin harta akan tetapi kamu tidak boleh miskin cita-cita” kata ayah yang terus menyemangatinya. Ketika SMP sudah harus mandiri mencari uang sendiri dengan bekerja mengambil getah karet (latek) jam 6 sampai jam 7 pagi.

Karena dampak dari mengambil latek tangannya otomatis menjadi bau. Setiap ke sekolah teman-temannya memanggilnya dan mencium tangannya terus meludahinya. Terus menerus setiap harinya. Karena cacian makian itu beliau pun mengadu ke ayahnya.

Pak kenapa saya suka dicaci maki??

Karena kamu tidak memiliki prestasi.

Maka sejak waktu itu ketika 6 SD beliau belajar dengan keras hingga dalam pertama kalinya beliau mendapatkan ranking 1 di kelas. Ketika waktu SMP dan SMA beliau pun terus harus mandiri untuk menggapai cita-citanya. Singkat cerita beliau lulus dan diterima yang hanya satu-satunya siswa yang lulus ke IPB.

Orang itu bernama Jamil Azzaini sang motivator, inspirator dan pembisnis yang selalu menginspirasi setiap orang. Dari sejak kecil sudah mendapat cobaan yang sangat pedih menjadikan seorang Jamil tumbuh menjadi orang yang kuat.v

Video singkat tentang profil Pak Jamil Azzaini

Sampai saat ini, Pak Jamil telah menuliskan 10 buah judul buku dan 9 bukunya menjadi Best Seller.

10 Buku Karya Jamil Azzaini

1. Kubik Leadership

Buku Kubik Leadership
Sumber: Blibli.com

Buku yang bertemakan motivasi dan solusi permasalahan hidup agar hidup anda sukses dan mulia. Cocok untuk anda yang suka bingung dalam hal mengambil keputusan, karena buku ini bukan hanya membimbing untuk menumbuhkan keyakinan pada diri kita. Buku ini juga memberikan petunjuk atau arahan yang aplikatif bagi kehidupan sehari-hari.

2. Menyemai Impian Meraih Sukses Mulia

Buku Menyemai Impian Meraih Sukses Mulia
Sumber: Blibli.com

Buku Menyemai Impian Meraih Kesuksesan ini menceritakan kisah-kisah yang dijalani seorang Jamil Azzaini yang kaya dengan perspektifnya dan kaya dengan cerita perjalanan batin. Banyak inspirasi-inspirasi yang di kisahkan dalam buku ini hingga menggerakkan diri agar lebih baik untuk hidup diri sendiri dan orang lain.

3. Tuhan Inilah Proposal Hidupku

Tuhan Inilah Proposal Hidupku
Sumber: Tokopedia.com

Buku Tuhan Inilah Proposal Hidupku ini adalah buku yang sangat menarik dan inspiratif. Buku ini menuntun kita untuk menuliskan semua rencana hidupnya. Karena dengan menulis rencana-rencana hidup, kita akan terus ingat rencana yang ingin kita capai.

4. DNA Sukses Mulia

Buku DNA Sukses Mulia
Sumber: Blibli.com

Buku ini mengajak kita untuk membayangkan kehidupan yang kita impikan. Karier yang terus meningkat, keluarga yang rukun dan bahagia, dan berguna bagi masyarakat sekitar. Dimana harta, tahta, kata, dan cinta yang kita miliki melimpah. Ketika itu juga. kita gunakan semuanya untuk memberikan sumber manfaat bagi orang di sekitar kita. Itulah yang dinamakan kehidupan yang sukes dan mulia. Buku ini akan pembimbing anda untuk menemukan DNA kehidupan agar menjadikan kehidupan anda menjadi kehidupan yang suskes mulia.

5. Makelar Rezeki

Buku Makelar Rezeki
Sumber: tyasciel.wordpress.com

Laksana seperti magnet, makelar rezeki akan menarik hal positif yang berada di sekitar kita. Ibaratkan lampu yang menerangi kehidupan yang gelap menjadi terang benderang. Menjadi sebuah penghubung yang menghubungkan satu dengan yang lainnya, melancarkan sesuatu yang tersumbat, dan melakukan akan hal-hal yang saling menguntungkan.

6. ON

Buku ON
Sumber: Jamilazzaini.com

Buku ON ini membahas mengenai prinsip agar kita selalu MOVE ON dengan jurus 4 ONnya. 4 ON itu adalah Vision, Action, Passion, dan collaboration. Dengan adanya visi seseorang akan lebih mudah dalam menentukan tujuan hidup dan action sesuai dengan visinya.

7. Marry Me Or Never

Buku Marry Me or Never
Sumber: angelshauhau.blogspot.com

Buku dengan tebal 164 halaman ini cocok untuk anda yang masih jomblo. Apalagi bagi anda yang sudah memiliki calon segeralah menikah jangan pacaran! Datangi walinya.

8. Sukses Mulia Story

Buku Sukses Mulia Story
Sumber: ukhtyiza.blogspot.com

Buku Sukses Mulia Story merupakan sebuah buku seri tentang cerita-cerita yang inspiratif dari Pak Jamil Azzaini. Kisah-kisah hidupnya penuh dengan inspirasi yang menggugah jiwa.

9. A Tribute

Buku a Tribute
Sumber: dwibcc.org

Buku ini adalah buku yang bertemakan pengembangan diri serta pemberdayaan diri, orang sekitar, dan komunitas di masyarakat sebagai fokus pembahasannya. Dalam hidup kita ibaratkan sebuah film layar lebar di mana kita adalah sebagai pemeran utamanya.

Setiap orang pasti ingin menjadi orang yang sukses dalam hidupnya. Akan tetapi ini menjadikan orang hanya terfokus akan kesuksesannya tanpa memedulikan orang-orang di sekitarnya. Ada sebagian orang jika sudah sukses barulah memikirkan orang lain.

Bahkan tidak sedikit orang yang ” sikut kanan kiri ” untuk mengejar kesuksesannya. Inti yang ingin disampaikan dalam buku ini ialah untuk mengajak orang meraih kesuksesannya secara bersama. Apabila semua orang fokus dengan memberdayakan orang di sekitarnya, kesuksesannya pasti akan meningkat dan juga pasti derajatnya akan terangkat dengan sendirinya.

10. Speak To Change

Buku Speak to Change
Sumber: getscoop.com

Buku yang berjudul Speak to Change ini ditulis untuk membantu anda dalam membuat pidato, presentasi, sambutan, dan training. Buku ini juga bermanfaat bagi para pemimpin perusahaan atau organisasi. Tingkatkan kualitas pemimpin di perusahaan atau organisasi dengan skill bicara yang dapat mengubah lingkungan mereka.

Saat ini pak Jamil merupkan trainer senior sekaligus menjabat sebagai CEO di perusahaan trainingnya yaitu PT Kubik Kreasi Sisilain. Kegiatan lain selain menjadi trainer dan motivator beliau juga sebagai bentuk pengabdiannya kepada masyarakat untuk mewujudkan peradaban yang lebih baik.

Pak Jamil dengan dua sahabatnya, Farid Poniman dan Indrawan Nugroho mendirikan Komunitas Sukses Mulia yang sudah tersebar di 26 kota di Indonesia.

Di Lampung beliau bersama dengan kakaknya mendirikan sebuah sekolah yang murah. Setiap tahun muridnya sekitar kurang lebih sebanyak 1.400an siswa. Beliau juga mendirikan Pesantren gratis alias tidak bayar yang berbasis kewiraushaan di beberapa kota. Lulusannya ditujukan untuk membentuk pengusaha-pengusaha baru sekaligus juga untuk memutuskan rantai kemiskinan di Indonesia.

Beliau juga menjadi penasihat di beberapa lembaga di antaranya sebagai penasihat di TDA (Tangan Di Atas). TDA merupakan komunitas pengusaha yang sebagian besar anggotanya merupakan anak-anak muda.

Selain di TDA, beliau juga penasihat di Yatim Mandiri. Yatim Mandiri adalah sebuah lembaga sosial yang memandirikan anak-anak yatim.

Sekian cerita tentang sang inspirator saya yaitu Pak Jamil Azzaini. Terimakasih.