Pengalaman Idul Adha Di Pesantren Sintesa

Pengalaman Idul Adha di Pesantren Sintesa Picture
Sumber: fotoheboh.com

Segala puji dan syukur bagi Allah yang telah memberikan nikmatnya kepada kita sehingga sampai detik ini kita masih bisa merasakan segala karunianya. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabat-sahabatnya.

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman saya saat pertama kali merayakan hari Idul Adha di Sintesa. Kurang lebih hampir satu bulan saya berada di Pondok Pesantren Sintesa, kebiasaan-kebiasaan yang biasa dilakukan santri-santri disini pun sudah mulai terbiasa.

Sebentar lagi waktu menuju hari raya Idul Adha semakin dekat. Saya akan menyampaikan keutamaan dan amalan pada 10 di awal bulan dzulhijjah.

10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

10 hari pertama bulan dzulhijjah
Sumber: assunahfm.com

Mungkin anda semua sudah mengetahuinya ya keutamaan dari 10 hari awala di bulan dzulhijjah. Jika belum, saya akan memberitahu apa saja sih keutamaan dari 10 hari pada awal blan dzulhijjah.

Sangat bodoh sekali orang yang menyianyiakan hari-hari di 10 hari awal bulan dzulhijjah. Bagaimana tidak keutamaannya itu lebih dari jihad fi sabilillah. Maka selayaknya dan seharunya kita memanfaatkan hari-hari itu dengan memperbanyak amal-amal shalih. Bukannya malah bermalas-malasan dan menghabiskan waktu dengan kegiatan-kegiatan yang tidak produktif.

Amalan-amalan Yang Dianjurkan Di 10 Hari Di Awal Bulan Dzulhijjah

Ada banyak sekali amalan-amalan yang bisa anda lakukan untuk menyibukkan diri di 10 hari di awal bulan dzulhijjah. Diantaranya yang utama yaitu:

Pertama, Pusa di tanggal 1 samapai 9 dzulhijjah dikarenakan Nabi kita mendorong kita agar menjalankan amal sholeh ketika 10 hari itu dan amalan paling baik itu puasa.

Kedua, Perbanyaklah takbir dan zikir. Disunahkan untuk mengeraskan suara ketika sedang bertakbir.

Ketiga, Menunaikan haji dan umroh

Keempat, memperbanyak amalan sholeh seperti memperbanyak amalan-amalan sunnah seperti bersedekah, shalat, membaca Al Qur’an, dan beramar maruf nahi mungkar

Kelima, disunnahkan untuk berqurban pada tanggal 10 dzulhijjah/ hari tasyrik.

Keenam, dianjurkan pada awal bulan dzulhijjah agar kita bertaubat dari dosa-dosa serta maksiat kepada Allah.

Pada intinya keutamaan di sepuluh awal bulan dzulhijjah bebas melakukan amalan apa saja, tidak harus melakukan amalan tertentu. Maka sudah selayaknya kita mengisi hari-hari di sepuluh hari yang sangat spesial ini untuk melaksanakan ketaatan kita kepada Allah.

Bertaqbir Bersama Di Masjid

Taqbiran Di Masjid Picture
Sumber: wahdah.or.id

Di malam 9 dzulhijjah kami para santri melakukan takbir bersama di masjid, meskipuntidak semua santri yang mengikuti karena ditunjuk perwakilan dari kelompok. Acara takbiran berlangsung hingga kuran lebihb sampai pertengahan malam.

Hari Raya Idul Adha

Shalat Idul Adha Picture
Sumber: mysharing.co

Keesokan harinya kami setelah melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid langsung pulang ke asrama untuk bersiap-siap melaksanakan shalat ied. Lalu saya bersama santri lainnya menuju masjid untuk melaksanakan shalat Idul Adha.

Meruapakan sebuah pengalaman pertama melaksanakan sholat ied di pondok pesantren. Singkat cerita setelah shalat ied selesai, kami para santri kembali ke asrama untuk mempersiapkan peralatan untuk membantu pemotongan daging kurban.

Ada tiga sapi yang di kurbankan, Alhamdulillah kegiatan penyembelihannya berjalan dengan aman dan lancar. Setelah pemotongan, saya dan santri lainnya membantu panitia kurban untuk memotong-motong daging sapi yang telah di sembelih tadi menjadi bagian-bagian kecil.

Bakar Sate Bersama

Bakar Sate Gambar
Sumber: keepo.me

Setelah acara bantu-bantu panitia qurban selesai, kami mendapatkan bagian kalau tidak salah 12 kantong kresek. Kami pun langsung memotong-motongnya untuk dijadikan sate. Lalu setelah satenya siap kami langsung membakar satenya.

Dikarenakan para santri tidak ada yang berbakat jadi penjual sate, hasil dari bakaran satenya pun sebagian ada yang gosong. Habis melaksanakan sholat isya kami pun langsung ke asrama untuk menikmati hasil sate yang kita buat.

Sekian pengalaman saya ketika hari raya Idul Adha di Pesantren Sintesa. Terimakasih