Menelusuri 6 Pantai Indah Di Gunung Kidul Jogja

Menelusuri 6 Pantai Indah Di Gunung Kidul Jogja

pantai indah di gunung kidul jogja

Anda mungkin merupakan tipe orang yang suka menikmati keindahan alam contohnya seperti laut. Laut merupakan kumpulan dari air asin yang sangat luas sekali yang terhubung samudra. Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya ketika menikmati pantai-pantai indah di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di daerah bagian selatan Jogja terutama di Kabupaten Gunung Kidul, banyak sekali pantai-pantai yang patut untuk anda kunjungi. Saya hanya menelusuri 6 pantai saja waktu itu. Langsung saja inilah 6 pantai indah yang ada di Kabupaten Gunung Kidul.

Pantai Baron

pantai baron

Memulai perjalanan dari pagi hari sekitar jam 8 pagi, saya dan teman saya berangkat menuju Gunung Kidul. Melalui jalur ring road Jogja dan keluar dari ring road timur dan menuju ke Gunung Kidul melalu jalan arah Wonosari. Kami sempat sarapan terlebih dahulu di angkringan pinggir jalan lalu langsung melanjutkan perjalanan.

Kurang lebih sekitar 2 jam untuk sampai Pantai Baron. Pantai ini merupakan salah satu pantai indah yang ada di Gunung Kidul. Meski untuk mencapai pantai ini rutenya cukup jauh, para pelancong yang berlibur di pantai ini lumayan ramai. Setelah sedikit menikmati keindahan Pantai Baron saya langsung melanjutkan perjalanan.

Pantai Kukup

pantai kukup gunung kidul
wisataterbaru.com

Pantai kedua yang kami kunjungi yaitu Pantai Kukup. Pantai ini memiliki pasir putih yang terhampar luas yang sangat indah. Pantai ini memiliki daerah yang dangkal kira-kira 100 meter dari bibir pantai. Di daerah dangkal tersebut terdapat terumbu-terumbu karang, ikan hias, bintang laut dan biota laut lainnya yang bisa anda lihat dengan cukup jelas.

Di pantai ini juga terdapat gardu pandang. Uutk menuju ke gardu pandang anda bisa melewati jalan setapak lalu melalui jembatan. Kami bersantai sejenak di sana dan langsung melanjutkan perjalanan.

Pantai Sepanjang

pantai sepanjang gunung kidul
sewamotorjogja.com

Sekitar pada tengah hari yang cukup terik kami tiba di Pantai Sepanjang. Pantai ini dinamai pantai sepanjang mungkin karean garis pantainya yang lumayan panjang. Selain memiliki garis pantai yang panjang, pantai ini juga memiliki pasir putih indah di pinggiran pantai.

Pantai Sepanjang ini merupakan tempat wisata pantai yang baru, sehingga suasananya tenang dan masih asri dan bersih. Ada juga tempat bersejarah Banyusepuh. Banyusepuh ini memiliki arti membasuh air. Akan tetapi saat ini tempat itu ditumbuhi dengan tanaman liar, jadi agak sulit untuk menemukan temapatnya.

Pantai Watu Kodok

pantai watu kodok gunung kidul
matajati.com

Untuk menuju Pantai Watu Kodok harus menghadapi jalan yang lumayan rusak, jadi anda harus berhati-hati. Pantai ini dinamai watu kodok mungkin karena ada batu-batuan yang berbentuk menyerupai kodok. Bisa dibilang Pantai ini sangat sepi dan belum banyak pengunjungnya mungkin karena akses jalannya yang kurang bagus dan pantai ini tergolong pantai yang baru di buka. Meskipun sepi pengunjung pantai ini memiliki fasilitas yang bagus seperti gazebo, warung, parkiran, dan toilet.

Pantai Drini

pantai drini gunung kidul
katalogwisata.com

Setelah mengunjungi Pantai Watu Kodok, kami melanjutkan perjalanan dan tiba di Pantai Drini. Pantai yang memiliki pulau terumbu karang yang sangat cantik membelah Pantai Drini menjadi dua bagian. Sisi barat dengan ombak yang besar dan sisi timur yang tenang. Ketika pantai surut anda bisa pergi ke pulau itu. Pantai ini merupakan salah satu pantai populer di Gunung Kidul.

Pantai Pok Tunggal

pantai pok tunggal gunung kidul
www.wisata.gunungkidulkab.go.id

Pantai terakhir yang kami kunjungi yaitu Pantai Pok Tunggal. Untuk menuju pantai ini anda haru berjuang menghadapi jalan yang tidak bersahabat. Untuk sampai pantainya pun lumayan jauh, tapi itu semua akan terbayar apabila anda sampai di pantai ini.

Memiliki pasir putih yang bersih, ombak berwarna biru pun menyambut kami dengan begitu indahnya. Ikon dari pantai ini adalah pohon duras yang berada di pinggir pantai. Pohon duras ini sulit sekali untuk tumbuh, oleh karena itu warga di sekitar Pantai Pok Tunggal sangat menjaga pohon tersebut.

Anda jangan sekali-kali memanjat pohon ini jika tidak mau di marahi oleh warga. Anda juga bisa menikmati keindahan pantai dan laut Pok Tunggal di atas tebing yang tingginya kurang lebih 50 meter. Saya dan teman saya pun menuju ke atas tebing melalui jalan setapak yang sudah disediakan.

Pemandangannya memang bagus sekali jika di lihat dari atas tebing. Karena lapar, kami pun membeli makanan seafood di warung-warung makan yang ada di pinggir pantai. Harganya juga lumayan terjangkau dan masakannya lumayan enak.

Itulah cerita saya ketika menelusuri 6 pantai yang ada di Gunung Kidul. Sebenarnya masih banyak pantai-pantai yang bagus untuk di kunjungi di Gunung Kidul dan daerah pantai lainnya di daerah Jogja. Mungkin lain waktu saya akan berbagi cerita pantai-pantai lain yang ada di Jogja Terimakasih.

Pengalaman Idul Adha Di Pesantren Sintesa

Pengalaman Idul Adha Di Pesantren Sintesa

Pengalaman Idul Adha di Pesantren Sintesa Picture
Sumber: fotoheboh.com

Segala puji dan syukur bagi Allah yang telah memberikan nikmatnya kepada kita sehingga sampai detik ini kita masih bisa merasakan segala karunianya. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabat-sahabatnya.

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman saya saat pertama kali merayakan hari Idul Adha di Sintesa. Kurang lebih hampir satu bulan saya berada di Pondok Pesantren Sintesa, kebiasaan-kebiasaan yang biasa dilakukan santri-santri disini pun sudah mulai terbiasa.

Sebentar lagi waktu menuju hari raya Idul Adha semakin dekat. Saya akan menyampaikan keutamaan dan amalan pada 10 di awal bulan dzulhijjah.

10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

10 hari pertama bulan dzulhijjah
Sumber: assunahfm.com

Mungkin anda semua sudah mengetahuinya ya keutamaan dari 10 hari awala di bulan dzulhijjah. Jika belum, saya akan memberitahu apa saja sih keutamaan dari 10 hari pada awal blan dzulhijjah.

Sangat bodoh sekali orang yang menyianyiakan hari-hari di 10 hari awal bulan dzulhijjah. Bagaimana tidak keutamaannya itu lebih dari jihad fi sabilillah. Maka selayaknya dan seharunya kita memanfaatkan hari-hari itu dengan memperbanyak amal-amal shalih. Bukannya malah bermalas-malasan dan menghabiskan waktu dengan kegiatan-kegiatan yang tidak produktif.

Amalan-amalan Yang Dianjurkan Di 10 Hari Di Awal Bulan Dzulhijjah

Ada banyak sekali amalan-amalan yang bisa anda lakukan untuk menyibukkan diri di 10 hari di awal bulan dzulhijjah. Diantaranya yang utama yaitu:

Pertama, Pusa di tanggal 1 samapai 9 dzulhijjah dikarenakan Nabi kita mendorong kita agar menjalankan amal sholeh ketika 10 hari itu dan amalan paling baik itu puasa.

Kedua, Perbanyaklah takbir dan zikir. Disunahkan untuk mengeraskan suara ketika sedang bertakbir.

Ketiga, Menunaikan haji dan umroh

Keempat, memperbanyak amalan sholeh seperti memperbanyak amalan-amalan sunnah seperti bersedekah, shalat, membaca Al Qur’an, dan beramar maruf nahi mungkar

Kelima, disunnahkan untuk berqurban pada tanggal 10 dzulhijjah/ hari tasyrik.

Keenam, dianjurkan pada awal bulan dzulhijjah agar kita bertaubat dari dosa-dosa serta maksiat kepada Allah.

Pada intinya keutamaan di sepuluh awal bulan dzulhijjah bebas melakukan amalan apa saja, tidak harus melakukan amalan tertentu. Maka sudah selayaknya kita mengisi hari-hari di sepuluh hari yang sangat spesial ini untuk melaksanakan ketaatan kita kepada Allah.

Bertaqbir Bersama Di Masjid

Taqbiran Di Masjid Picture
Sumber: wahdah.or.id

Di malam 9 dzulhijjah kami para santri melakukan takbir bersama di masjid, meskipuntidak semua santri yang mengikuti karena ditunjuk perwakilan dari kelompok. Acara takbiran berlangsung hingga kuran lebihb sampai pertengahan malam.

Hari Raya Idul Adha

Shalat Idul Adha Picture
Sumber: mysharing.co

Keesokan harinya kami setelah melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid langsung pulang ke asrama untuk bersiap-siap melaksanakan shalat ied. Lalu saya bersama santri lainnya menuju masjid untuk melaksanakan shalat Idul Adha.

Meruapakan sebuah pengalaman pertama melaksanakan sholat ied di pondok pesantren. Singkat cerita setelah shalat ied selesai, kami para santri kembali ke asrama untuk mempersiapkan peralatan untuk membantu pemotongan daging kurban.

Ada tiga sapi yang di kurbankan, Alhamdulillah kegiatan penyembelihannya berjalan dengan aman dan lancar. Setelah pemotongan, saya dan santri lainnya membantu panitia kurban untuk memotong-motong daging sapi yang telah di sembelih tadi menjadi bagian-bagian kecil.

Bakar Sate Bersama

Bakar Sate Gambar
Sumber: keepo.me

Setelah acara bantu-bantu panitia qurban selesai, kami mendapatkan bagian kalau tidak salah 12 kantong kresek. Kami pun langsung memotong-motongnya untuk dijadikan sate. Lalu setelah satenya siap kami langsung membakar satenya.

Dikarenakan para santri tidak ada yang berbakat jadi penjual sate, hasil dari bakaran satenya pun sebagian ada yang gosong. Habis melaksanakan sholat isya kami pun langsung ke asrama untuk menikmati hasil sate yang kita buat.

Sekian pengalaman saya ketika hari raya Idul Adha di Pesantren Sintesa. Terimakasih

The Great Marketing Road Map Part 3

The Great Marketing Road Map Part 3

the great marketing road map part 3
Sumber: pixabay.com

Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel the great marketing roadmap part 2. bagi anda yang belum membaca part 1 bisa anda baca di sini. Artikel ini merupakan artikel terakhir dari serial artikel The Great Marketing Road Map.

Temukan Strategi Terbaik Untuk Menggarap Masing-masing Market Spot

strategi market spot
Sumber: pixabay.com

Masing-masing market spot punya strategi masing-masing, di kota beda, di online beda, di mall beda, di ruang dosen beda. 1 produk saja bisa punya pilar anakan lainnya. 1 kota di bidik itu pilar baru, jika 10 kota maka berapa pilar?

Banyak teman-teman punya produk beragam tapi hanya berharap keajaiban datang, keajaiban pembeli datang terus menerus. Banyak strateginya, ada copywriting, display, dll. Bangun die hard team untuk menjalankan strategi tersebut di setiap market spot.

team marketing
Sumber: pixabay.com

Banyak dari teman-teman yang terlalu pelit untuk bagi insentif, dengan team penjualannya. Begitu mereka terlalu pelit, teamnya tidak cukup termotivasi. Balai Kartini, bagaimana orang yang masuk harus meyakinkan bahwa Balai Kartini paling bagus!

Orang marketing jika bisa tembus 25 M oleh Pak Laksita diberikan mobil seharaga 125 juta. Kita bisa membangun die hard team jika kita tidak pelit pada mereka. Kalau insentif dari teamnya tidak menarik (kecil), maka tidak termotivasi!

The Better 5 P

better 5p
Sumber: pixabay.com

Kalaupun kita sudah memeiliki pilar-pilar pemasukkan yang efektif dari 4 hal di atas, sudahkah kita mengupgrade keunggulan bersaing dari setiap pilar pemasukan bisnis kita tersebut? Meningkatkan daya saing dari keempat pilar tersebut, kita kenal dengan the better 5 P ( better product, better packaging, better promotion, better people, dan better price).

Jika kita punya produk yang bagus, maka packaging nya harus keren. Harganya pun tentu bisa bagus juga. Misal kita punya apotek, layani pelanggan sebaik mungkin karena kita sedang melakukan pameran. Tunjukan betapa luar biasanya kita dibandingkan dengan kompetitor.

die hard team
Sumber: pixabay.com

Sudahkah kita menjadikan setiap momen orang datang ke tempat kita menunjukkan the best momentnya. Masalah terbesar ternyata ada di orang-orang kita. Kenapa orang-orang kita resisten? Karena kita sendiri kurang keras untuk membina mereka menjadi die hard team!

Promosi membuat pasar yang tadinya tidak tahu menjadi tahu. Jika kita sudah promosi yang bagus, hati-hati di people atau karyawan kita. Banyak orang yang tidak aware di people, padahal sangat penting! Train your people better.

Ini meningkatkan daya saing kita bersaing di 4 titik yang menentukan. Sudah habis-habisan membangun produk, packaging, price, promotion, orang kita melayaninya tidak ramahnya luar biasa. Masalah apotek ada di sini! Pegawai front line dan back line.

Pegawai di depan upayakan yang good looking, bahasanya adalah orang yang punya budi pekerti yang bagus. Setelah itu upgrade budi pekerti mereka.

Kepuasan Pelanggan (Happy Customer)

happy customer
Sumber: pixabay.com

Definisi kepuasan pelanggan yaitu ketika seseorang menerima lebih dari yang dia bayar. Untuk membuat puas itu, minimal 5 hal tadi harus di jalankan. Kaitan 5 hal ini adalah orang yang berurusan dengan kita (Costumer) akan menjadi marketing kita sendiri.

Tidak harus simultan, tidak harus diselesaikan dulu. Ini adalah upaya untuk menjadikan customer menjadi happy customer. Key performnace indicatornya (KPI) dari program ini berhasil adalah repeat order per pelanggan kita akan bertambah secara eksponensial!

pelanggan
Sumber: pixabay.com

Ini digunakan untuk membuat orang bertransaksi di bisnis kita membuat mereka mendatangkan 10 orang lain untuk bisnis kita. 1 orang terpuaskan akan mentriger 10 orang yang datang ketempat kita. Mau online maupun offline tetap sama, karena yang dilayani manusia.

Kurang lebihnya seperti itulah materi yang disampaikan di acara seminar Pak Laksita. Semoga bermanfaat. Mohon maaf apabila banyak kata-kata yang salah. Terimakasih

The Great Marketing Road Map Part 2

The Great Marketing Road Map Part 2

great marketing roadmap
Sumber: pixabay.com

Saya akan melanjutkan materi yang kemarin tentang seminar the great marketing road map bagian 2. Untuk materi sebelumnya bisa anda akses di sini.

Tiga Pilar Untuk Memecah Market

pilar marketing
Sumber: pixabay.com

Salah satu teknik untuk memecah target , dengan menjalankan tiga pilar. Target sebesar apapun, akan beres dengan tiga pilar ini. Pertama, perbanyak pilar pemasukan dengan cara membangun keunggulan bersaing. Kedua, jalankan pemasaran berkesinambungan. Ketiga, buat kemasan barang yang biasa menjadi kemasan yang wow, naik 125 ribu biaya produksi, tetapi nilai jual 100-200 kali lipat.

Rahasia membangun pilar permasukkan yang efektif adalah ibarat bangunan ditopang oleh 1 pilar atua 2 pilar saja pasti runtuh, dalam bisnis juga begitu. Jika kita hanya mengandalkan satu produk untuk mencapai satu target pasti berat.

Ciptakan Better Solution Product

better solution
Sumber: pixabay.com

Sediakan produk atau jasa yang menjadi better solution bagi masalah yang dihadapi oleh pasar. Tujuan dari bisnis itu adalah membantu pasar. Jika penjualan seret, jangan-jangan kita belum mendefinisikan ulang bisnis kita. Ini adalah kunci utama kita harus mengetahui ini!

Tidak terjebak pada produknya, tapi bisnis kita itu adalah membantu menyediakan solusi yang lebih baik bagi masalah yang dihadapi oleh pasar dengan suatu produk. Apapun bisnis kita tujuannya adalah membangun aset, bukan mati hidup sebuah produk.

Banyak yang keliru, tersesat, mati-matian membela produk. Hanya berjibaku pada satu ranah saja dan kadang tidak tepat sasaran. Bisnis harus memberikan solusi, kalau pun bisnis kita memberikan solusi jika tidak lebih baik, Kenapa juga pembeli harus beralih ke tempat orang lain.

Masing-masing Punya Produk Turunan

produk turunan
Sumber: pixabay.com

Misal properti, maka setelah jualan rumah produk turunannya adalah bagaimana cara memantaince ya, karena kita tahu struktur bangunannya, seperti renovasi, interior exterior design, landscaping, taman, pasang solar sell. dll. Itu bisa menjadi garapan baru untuk bisnis kita.

Kenali Serapan Pasar Dan Spot Areanya

serpan pasar
Sumber: pixabay.com

Kita harus mengenali membangun pilar yang efektif, yang paling gampang adalah definisikan kembali arti dari bisnis kita, bisnis kita sebenarnya adalah membantu menyediakan solusi yang lebih baik bagi masalah yang dihadapi oleh pasar, bisnis kita hanya akan terus hidup selama pasar terus bermasalah dengan hidup mereka.

Satu contoh lembaga pendidikan Indonesia yang membikin pasar expart. Dia tawarkan 9 juta untuk pelatihan itu kepada para expatria. Dalam 1 tahun dia tidak lebih dari 85 juta. Modul ini yang membutuhkan memang orang asing, tapi bisa jadi orangnya tidak harus di Indonesia. Maka buatlah kursus online yang bisa diakses pertahun.

Cerita Ibu-ibu Bisnis Garmen

bisnis garmen
Sumber: pixabay.com

Ada satu lagi cerita ibu-ibu yang terpuruk bapak ibunya terjerat investasi bodong sebesar 750 juta. Lagi dinas di Taiwan beliau adalah dosen Bahasa Mandarin dan Bahasa Inggris dan tidak tega dia pun pulang untuk membantu bapak ibunya. Beliau balik ke Indonesia, bingung saat itu sang suami punya usaha tapi usaha suaminya sedang mandek.

Secara terpaksa mbak nya ini pulang harus punya usaha. Dirumah yang ada hanya mesin jahit padahal dia juga tidak bisa jahit. Dengan sisa uang yang ada jual barang bekas, sempet sempetnya beli buku. Dia contek habis studi kasus perusahaan garmen yang head to head melawan brand nasional.

garmen ekslusif
Sumber: pixabay.com

Dia punya produk , mereka bikin katalog yang sangat eksklusif, orang lihat pasti mengira bahwa produk buatannya pasti brand besar. Masalahnya dia tidak punya kemampuan untuk menjual. Akhirnya dia lihat segmen pasar itu adanya di mall-mall, untuk menjual produk tersebut dengan harga yang bagus maka mau tidak mau harus jual di mall. Dan akhirnya bisa tembus 2 M. Kenali pasar aja udah tembus 2 M.

Sekian dulu. Akan dilanjutkan di artikel selanjutnya.

The Great Marketing Road Map Part 1

The Great Marketing Road Map Part 1

Artikel kali ini saya akan memaparkan materi dari seminar Pak Laksita yang bertema The Great Marketing Roadmap yang di adakan di UNY. Saya juga sempat menyinggung sedikit materinya di artikel yang berjudul Seminar Great Marketing Roadmap. Kurang lebih inilah isi dari seminar itu.

Hukum Pertumbuhan Bisnis

hukum pertumbuhan bisnis
Sumber: pixabay.com

Hukum pertumbuhan bisnis itu ada tiga fase tiga fase itu survive, grow & Lead (mulai memimpin). Tiga fase yang pasti dialami ketika kita istiqomah membesarkan bisnis kita. untuk tiga fase ini sudah saya jelaskan di artikel sebelumnya.

4 Fase Penting Dalam Bisnis

fase penting dalam bisnis
Sumber: pixabay.com

Di buku manapun yang kita pelajari, kita pasti akan bertemu dengan empat hal, yaitu :

1. Brainstroming
2. Stroming
3. Normalizing
4. Performing

Itu semua adalah siklus perubahan yang harus siap kita hadapi dalam membesarkan bisnis. Semua yang kita pelajari hanya akan menghasilkan sesuatu ketika yang kita pelajari itu kita praktekkan. Ketika dipraktekkan akan bertemu seribu macam ketidak idealan dan seribu macam permasalahan.

Begitu di jalani, maka tentunya saat ketidak idealan tersebut membuat kita keesokan harinya menjadi tidak semangat bahkan bisa stress. Di sinilah fase storming terjadi, ada perlawanan karena beribu permasalahan tersebut. Pada saat normalizing, intinya kita harus tetap terus berjalan untuk membuat target.

Keesokan harinya coba lagi ketika hari ini gagal, coba lagi dan lagi. Pasti permasalahan ada, tapi terobos saja dan jangan putus asa. Lama-lama jika dipaksa terus jalan, maka akan mulai terbentuk performancenya. Disini kemudian kita akan melakukan temuan-temuan masalah baru dan kembali ke fase brainstroaming, storming, normalizing, performance.

Nikmati Proses Jangan Menyerah

nikmati proses
Sumber: pixabay.com

Fase ini tidak bisa diloncati begitu saja. Harus dilewati meskipun menyakitkan. Begitu reputasi kita dapat, apapun yang kita jual akan mudah.

Maka, fase ini menyakitkan ? Iya! Jika kita tidak lewati, dan kita acuhkan , maka fase kita berada dalam fase survive saja, tidak naik ke fase grow.

Pentingnya Sebuah Target

sebuah target
Sumber: pixabay.com

Berapa rupiah target pendapatan yang anda harapkan dari bisnis anda setiap bulannya? Berapa miliar? Berapa ratus juta? Sudah ada blue print strateginya? Apa pengorbanan yang siap anda lakukan untuk mendapatkan semua itu secara rutin dalam 3-6 bulan ke depan?

Rencana Kerja Itu Penting

rencana kerja
Sumber: pixabay.com

Dari target ini kita bisa membuat rencana kerja dari hari per hari, sehingga kita bisa target secara keseluruhan. Belum di bagi per produk, kira-kira mungkin tidak kita jualan sesuai target per hari tersebut? Bagaimana caranya?Setidaknya kita harus tahu caranya mencapai target tersebut, serapan pasarnya, lokal, regional, nasional, internasional. Nama besar perusahaan harus dibangun.

Contoh Kasus

contoh kasus
Sumber: pixabay.com

Ada lembaga pendidikan di Malang yang diminta dicoaching agar dapat mahasiswa yang tergerus pasarnya oleh UMM dan Unibraw. Fokus ke masalah yang dihadapi puluhan ribu mahasiswa yang berhasil di garap oleh UMM dan Brawijaya adalah mahaiswa yang bermasalah di skripsi. Buatlah bimbingan skripsi 5 juta sampai lulus contohnya pasti banyak mahasiswa yang mengantre. Kita harus sensitif untuk hidup dari masalah orang lain. Karena di dalam kerumunan maslah tersebut adalah uang.

Seberapa Besar Market Size

market size
Sumber: pixabay.com

Dalam bisnis kita harus market size yang kita mainkan itu seberapa besar sehingga layak untuk kita prejuangkan. Ada sebuah perusahaan yang dengan bangganya dapat omzet 1,7 miliar dari 23 cabang. Tapi bisa tidak angkat 1,7 miliar itu dikunci tanpa keluar daerah hanya fokus di market daerahnya.

Mau kita mentarget 1 miliar, 500 juta, itu enteng sebenarnya. Jika kita mau tahu! Pasti ada jawabannya! Yang namanya target pasti butuh syarat dan ketentuan berlaku, berarti harus rela melakukan apapun untuk mendapatkan itu dalam jangka waktu 3-6 bulan.

Proses ini terlihat dalam waktu 3 bulan, klo dalam 6 bulan tidak cukup, maka ada proses yang salah. Banyak teman-teman yang punya usaha, setiap harinya bengong. Jadi, selain target uang, maka juga harus ada jangka waktunya.

Bersambung. Artikel akan diteruskan di artikel selanjutnya.

Akhirnya Memilih Pesantren Sintesa

Akhirnya Memilih Pesantren Sintesa

pesantren sintesa
Sumber: arraziibrahim.com

Assalamualaikum. Semoga kita dalam keadaan sehat selalu ya. Kali ini saya akan cerita tentang perjalanan saya saat memilih untuk menimba ilmu ke Pesantren Sintesa. Mungkin sebagian anda merasa aneh dengan namanya.

Pesantren kan biasanya namanya itu nama para sahabat Nabi atau nama-nama umum yang bernuansa bahasa Arab. Untuk anda yang belum mengetahui dan penasaran apa itu Sintesa, anda bisa baca-baca profil Pesantren Sintesa di sini.

Awal Mula Mengetahui Pesantren Sintesa

awal mula mengenal sintesa
Sumber: pixabay.com

Pada awal mulanya saya juga tidak mengenal apa itu Pesantren Sintesa. Bermula dari share salah satu teman saya di Facebook yaitu Pak Rully Indrawan namanya. Beliau adalah founder dari Pondok Programmer yang sudah memilik beberapa cabang di Pulau Jawa. Untuk anda yang ingin tahu Pondok Programmer bisa langsung saja klik di sini.

Pak Rully ini membagikan pengumuman pendaftaran Pesantren Sintesa. Saya coba lihat pengumuman itu dan membuka link pendaftarannya. Saya sedikit terkejut, karena Pesantren ini selain fokus untuk menghafal Al- Qur’an, Pesantren Sintesa juga memberikan pembelajaran tentang bisnis Online.

Kebetulan saat itu saya sudah menyelesaikan kuliah saya dan saya sedang belajar tentang bisnis Online dan juga ingin belajar mengaji. Jadi, cocok banget program ini untuk saya.

Memutuskan Untuk Ikut Seleksi

memutuskan mengikuti seleksi
Sumber: pixabay.com

Sebelum memutuskan untuk mengikuti seleksi. Saya mencari tahu lebih tentang Pesantren Sintesa. Mulai cari-cari videonya di Youtube dan browsing-browsing.

Setelah semua info-info yang saya dapatkan dan yang share pengalaman juga orang yang saya kenal saya pun langsung mendiskusikan dulu kepada orang tua. Alhamdulillah orang tua mengizinkan untuk ikut seleksi.

Saat-saat Penentuan

saat penentuan
Sumber: quotegram.com

Setelah mendaftar, saya jujur terus berdo’a agar saya bisa lolos. Jika memang Pesantren Sintesa memang baik untuk saya pasti saya lulus. Itu yang ada di benak hati saya ketika memutuskan untuk ikut seleksi penerimaan santri baru Sintesa. Batas pendaftarannya lumayan lama kalau tidak salah sekitar 3 mingguan.

Setelah pendaftaran ditutup proses penyeleksian pun dimulai. Prosesnya sekitar 5-6 hari. Saya pun kembali ke Joga, karena waktu ikut pendaftaran secara Online saya berada di rumah di Ciamis. Saya kembali ke Jogja menggunakan kereta api.

Untuk sampai ke jogja tidak membutuhkan waktu lama hanya sekitar 4,5 jam dari Stasiun Banjar menuju Stasiun Lempuyangan. Alhamdulillah kalau tidak salah waktu itu awal Agustus pengumuman seleksi diumumkan di website Sintesa, saya dinyatakan lolos dan harus ke Magetan untuk menjalani tahap ke dua di sana.

Persiapan Menuju Sintesa

persiapan ke sintesa
Sumber: makespain.com

Pesantren Sintesa memberikan persyaratan-persyaratan perlengkapan yang harus dibawa. Saya pun mempersiapkannya. Salah satu syaratnya yaitu harus ada surat izin orang tua dan harus asli. Saya tanyakan ke kontak yang diberikan dari Sintesa suratnya harus asli dan tidak boleh difoto.

Saya pun cukup kebingungan waktu itu karena waktunya sedikit mepet. Akhirnya, saya putuskan untuk pulang menggunakan sepeda motor ke rumah. Waktu itu saya berangkat setelah menunaikan shalat jum’at. Untuk mencapai rumah dengan menggunakan sepeda motor memerlukan waktu kurang lebih 6 jam.

Saya sampai di rumah ketika itu setelah isya. Hari sabtunya membuat surat, keesokan harinya yaitu hari Minggu saya kembali ke Jogja menggunakan sepeda motor. Sebelumnya saya service dahulu motornya supaya enak dikendarai di perjalanan yang lumayan panjang. Setelah samapi di Jogja saya memeriksa kembali perbekalan untuk ke Sintesa dan membereskan barang-barang kos yang akan dibawa pulang ke rumah.

Perjalanan Ke Pesantren Sintesa

perjalanan ke magetan
Sumber: pixabay.com

Karena saya belum pernah sama sekali ke daerah Jawa Timur apalagi Magetan. Saya membuka Google Maps untuk mengetahui jalur jalan menuju Pesantren Sintesa. Ada dua jalur pilihan mau jalur memutar ke arah Ngawi terus Madiun atau memakai jalur gunung Lawu.

Saya memilih menggunakan jalur Lawu, karena perjalanan dengan menggunakan jalur itu lumayan lebih cepat. Di jalan menuju arah ke Magetan sempat berhenti beberapa kali untuk melihat petunjuk arah dari Google Maps. Jalan menuju ke Magetan melalui jalur Lawu bisa dibilang bagus, jarang ada jalan yang berlubang.

Ketika memasuki daerah gunung Lawu jalan mulai menanjak sedikit demi sedikit. Suhu pun mulai menjadi dingin meskipun waktu itu masih siang. Tapi, ini merupakan sebuah kenikmatan yang diberikan oleh Allah sehingga saya tidak kepanasan.

Pemandangan di jalur Lawu sangat indah, karena saya bisa melihat pegunungan sekitar Gunung Lawu. Saya pun sempat melihat gunung Lawu dengan jelas. Karena, biasanya gunung tersebut terhalangi oleh kabut atau awan sehingga kita tidak bisa menikmati keindahan gunung Lawu.

Tiba Di Pesantren Sintesa

tiba di pesantren sintesa
Sumber: sintesa.net

Akhirnya tiba juga di lokasi Pesantren seusai dengan navigasi Google Maps. Tapi, sebelumnya saya bingung tempatnya di sebelah mana. Saya pun menelpon teman saya yang kebetulan juga diterima di Pesantren Sintesa. Saya pun dipersilahkan masuk untuk menyimpan barang-barang bawaan saya.

Selama 2 Minggu saya menjalani tes tahapan 2 atau masa adaptasi di Pesantren. Tidak sedikit para calon santri yang sudah lulus akan tetapi mereka tidak datang dikarenakan berbagai hal.

Saya bersyukur bisa bergabung di Pesantren Sintesa. Semoga dalam 1 tahun kedepan saya bisa menjadi orang yang banyak berubah menuju kebaikan dan bisa bermanfaat untuk masyarakat khususnya di daerah saya. Aamiin.