The Great Marketing Road Map Part 3

the great marketing road map part 3
Sumber: pixabay.com

Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel the great marketing roadmap part 2. bagi anda yang belum membaca part 1 bisa anda baca di sini. Artikel ini merupakan artikel terakhir dari serial artikel The Great Marketing Road Map.

Temukan Strategi Terbaik Untuk Menggarap Masing-masing Market Spot

strategi market spot
Sumber: pixabay.com

Masing-masing market spot punya strategi masing-masing, di kota beda, di online beda, di mall beda, di ruang dosen beda. 1 produk saja bisa punya pilar anakan lainnya. 1 kota di bidik itu pilar baru, jika 10 kota maka berapa pilar?

Banyak teman-teman punya produk beragam tapi hanya berharap keajaiban datang, keajaiban pembeli datang terus menerus. Banyak strateginya, ada copywriting, display, dll. Bangun die hard team untuk menjalankan strategi tersebut di setiap market spot.

team marketing
Sumber: pixabay.com

Banyak dari teman-teman yang terlalu pelit untuk bagi insentif, dengan team penjualannya. Begitu mereka terlalu pelit, teamnya tidak cukup termotivasi. Balai Kartini, bagaimana orang yang masuk harus meyakinkan bahwa Balai Kartini paling bagus!

Orang marketing jika bisa tembus 25 M oleh Pak Laksita diberikan mobil seharaga 125 juta. Kita bisa membangun die hard team jika kita tidak pelit pada mereka. Kalau insentif dari teamnya tidak menarik (kecil), maka tidak termotivasi!

The Better 5 P

better 5p
Sumber: pixabay.com

Kalaupun kita sudah memeiliki pilar-pilar pemasukkan yang efektif dari 4 hal di atas, sudahkah kita mengupgrade keunggulan bersaing dari setiap pilar pemasukan bisnis kita tersebut? Meningkatkan daya saing dari keempat pilar tersebut, kita kenal dengan the better 5 P ( better product, better packaging, better promotion, better people, dan better price).

Jika kita punya produk yang bagus, maka packaging nya harus keren. Harganya pun tentu bisa bagus juga. Misal kita punya apotek, layani pelanggan sebaik mungkin karena kita sedang melakukan pameran. Tunjukan betapa luar biasanya kita dibandingkan dengan kompetitor.

die hard team
Sumber: pixabay.com

Sudahkah kita menjadikan setiap momen orang datang ke tempat kita menunjukkan the best momentnya. Masalah terbesar ternyata ada di orang-orang kita. Kenapa orang-orang kita resisten? Karena kita sendiri kurang keras untuk membina mereka menjadi die hard team!

Promosi membuat pasar yang tadinya tidak tahu menjadi tahu. Jika kita sudah promosi yang bagus, hati-hati di people atau karyawan kita. Banyak orang yang tidak aware di people, padahal sangat penting! Train your people better.

Ini meningkatkan daya saing kita bersaing di 4 titik yang menentukan. Sudah habis-habisan membangun produk, packaging, price, promotion, orang kita melayaninya tidak ramahnya luar biasa. Masalah apotek ada di sini! Pegawai front line dan back line.

Pegawai di depan upayakan yang good looking, bahasanya adalah orang yang punya budi pekerti yang bagus. Setelah itu upgrade budi pekerti mereka.

Kepuasan Pelanggan (Happy Customer)

happy customer
Sumber: pixabay.com

Definisi kepuasan pelanggan yaitu ketika seseorang menerima lebih dari yang dia bayar. Untuk membuat puas itu, minimal 5 hal tadi harus di jalankan. Kaitan 5 hal ini adalah orang yang berurusan dengan kita (Costumer) akan menjadi marketing kita sendiri.

Tidak harus simultan, tidak harus diselesaikan dulu. Ini adalah upaya untuk menjadikan customer menjadi happy customer. Key performnace indicatornya (KPI) dari program ini berhasil adalah repeat order per pelanggan kita akan bertambah secara eksponensial!

pelanggan
Sumber: pixabay.com

Ini digunakan untuk membuat orang bertransaksi di bisnis kita membuat mereka mendatangkan 10 orang lain untuk bisnis kita. 1 orang terpuaskan akan mentriger 10 orang yang datang ketempat kita. Mau online maupun offline tetap sama, karena yang dilayani manusia.

Kurang lebihnya seperti itulah materi yang disampaikan di acara seminar Pak Laksita. Semoga bermanfaat. Mohon maaf apabila banyak kata-kata yang salah. Terimakasih